Wujudkan “Pinter Rakyate”, Dinas P dan K Wonogiri Berikan Penghargaan untuk Mahasiswa Berprestasi

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas P dan K) Kabupaten Wonogiri menggandeng Ikatan Mahasiswa Berprestasi Wonogiri (IMAPRES Wonogiri) melaksanakan kegiatan sosialisasi pemberian penghargaan mahasiswa berprestasi Wonogiri. Kegiatan ini bekerjasama dengan Radio Giri Swara Kabupaten Wonogiri sekaligus live streaming via youtube Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Rabu (14/10).

Kegiatan ini merupakan salah satu usaha mewujudkan Panca Program Bupati Wonogiri yaitu Pinter Rakyate. Pemerintah Daerah Kabupaten Wonogiri hadir melalui kebijakan yang ada untuk membantu para mahasiswa Wonogiri guna mengurangi angka putus kuliah. Menurut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Dr. Dra. Yuli Bangun Nursanti, M.Pd., salah satu masalah sosial yang terjadi saat ini adalah kemiskinan. Penyebab utama dari masalah ini akibat kurangnya pendidikan dan keterampilan yang dimiliki oleh masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Wonogiri hadir menjawab permasalahan tersebut dengan memberikan penghargaan bagi mahasiswa berprestasi yang berasal dari Kabupaten Wonogiri untuk meningkatkan motivasi mahasiswa agar dapat kuliah dengan sebaik mungkin dengan harapan dapat turut serta membangun daerah asalnya.

Lebih lanjut, Dr. Dra. Yuli Bangun Nursanti, M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan pemberian penghargaan bagi mahasiswa berprestasi yang telah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini telah ada sejak tahun 2016 dengan kuota 166 mahasiswa, tahun 2017 sebanyak 136 mahasiswa, tahun 2018 sejumlah 162 mahasiswa, tahun 2019 sebanyak 461 mahasiswa, dan tahun 2020 ini sebanyak 600 mahasiswa dengan anggaran sebesar Rp7.200.000.000,00 (tujuh milyar dua ratus juta rupiah). Kebijakan pemberian penghargaan ini merupakan wujud nyata Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam membantu kendala yang dihadapi mahasiswa untuk dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih berkualitas. Melalui kegiatan sosialisasi ini dia berharap dapat memberikan informasi beasiswa mapres kepada khalayak agar masyarakat, khususnya para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan untuk mendaftar program beasiswa ini.

Selain penjelasan dari Kepala Dinas P dan K Wonogiri, hadir juga Kabid PNF, Yatto, S.Pd., M.Pd, yang membidangi program Mahasiswa Berprestasi. Yatto, S.Pd memberikan penjelasan teknis pemberian penghargaan bagi mahasiswa berprestasi di Kabupaten Wonogiri. Kolaborasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri dengan Imapres telah banyak diwujudkan melalui program nyata, mulai dari pembuatan handsanitizer massal sebanyak 200 buah yang diserahkan langsung ke masyarakat dan BPBD selaku Satgas Covid 19, ataupun membantu membina Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Mandiri (GP3M). Sosialisasi ini tetap menerapkan protocol pencegahan dan penularan Covid 19. Antusias masyarakat Wonogiri terlihat dengan beragam pertanyaan yang disampaikan via Youtube maupun pertanyaan langsung ke radio hingga acara berakhir.