Tim Kreatif Sidoharjo Gelar Lomba Seni Budaya Secara Daring

Di tengah kondisi wabah Covid 19, Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan Sidoharjo menyelenggarakan lomba Seni Budaya secara daring, Sabtu, 30 Januri 2021 dan Senin, 1 Februari 2021. Pelaksanaan di sekolah masing-masing sudah dimulai sejak November 2020. Panitia menerima pengiriman video kreativitas sampai dengan tangaal 31 Desember 2020. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi kesempatan kepada sekolah untuk tetap berkarya di masa siswa belajar dari rumah. Pembinaan potensi budaya diserahkan sekolah masing-masing, tetapi tetap menerapkan protokol kesehatan seperti yang disarankan pemerintah. Mekanisme pelaksanaan lomba diawali pembinaan di sekolah. Hasil lomba dalam bentuk video dikirim ke panitia. Selanjutnya diadakan penjurian sesuai kriteria yang ditentukan panitia.

Tedapat sepuluh cabang seni yang dilombakan secara berani yaitu: Seni Tari, Menyayi Tunggal, Macapat, Melukis, Kaligrafi, Bercerita, Mendongeng bahasa Jawa, Dai Kecil, Pantomin, dan Puisi. Penjurian dilakukan oleh juri yang dipilih berdasarkan musyawarah Tim Kreatif Sidoharjo bersama Pengurus K3S Kecamatan Sidoharjo, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Hadir dan menyaksikan lomba Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan Sidoharjo, Drs. Sukar, M.Pd., dan Pengawas Sekolah, Paiman, S.Pd.M.Pd. Dalam krisisnya, Drs. Sukar, M.Pd. mengatan, ”Guru dan siswa harus tetap terjaga dalam kondisi apapun.” Ternyata dengan polesan para pembina, siswa bisa tampil luar biasa.

Pengawas menyaksikan tarian Provinsi Bali yang menilai siswa SDN 2 Mojoreno, Ananda Icha Fami Erlina dan Ananda Alifah Qoirunnisa Indira dengan pengambilan video di Lingkungan Patoman Kayuloko. Ketua Tim Kreatif Sidoharjo, Paino, S.Pd. menyampaikan terima kasih kepada jajaran sekolah se- Kecamatan Sidoharjo yang telah aktif di masa pandemi ini untuk membina dan membimbing potensi siswa yang ada di sekolah. Kegiatan ini dibiayai secara mandiri oleh sekolah masing-masing untuk meningkatkan potensi siswa di bidang seni dan pendidikan karakter. Koordinator Lomba Seni Budaya, Sunarno, S.Pd., yang dibantu anggota Tim Kreatif Seni Budaya, menyampaikan lomba ini diikuti hampir 80% SD se-Kecamatan Sidoharjo. Ada beberapa SD yang tidak mengikuti karena situasi dan kondisi.

Gambar 1: Foto Terkait Pengawas Sekolah, Ketua Tim Kreatif Koordinator Tim Kreatif Seni Budaya

Penjurian lomba dari 10 cabang dibagi mendadi dua sesi. Hal ini untuk menghindari kerumanan dan dapat berjalan sesuai anjuran pemerintah. Hari pertama ada lima cabang yang mencakup seni tari, macapat, dai cilik, puisi dan pantomim. Hari kedua termasuk menyanyi, menggambar, kaligrafi, bercerita, dan dongeng Bahasa Jawa. Teknik penjurian dengan cara menyaksikan hasil kretivitas seni yang ditonton melalaui layar. Masing-masin cabang dipandu oleh operator. Seluruh lomba dapat berjalan lancar. Kendala ringan yang melacak saat pelaksanaan video kadang terhenti karena sinyal. Tetapi tidak diperhitungkan.

Hasil kejuaraan lomba akan diumumkan saat pembukaan K3S dan FKKG guru kelas dan Guru Mapel se-Kecamatan Sidoharjo secara daring yang menurut rencana akan menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri. Peserta yang meraih juara 1, 2, 3 tiap cabang akan memperoleh piala dan piagam penghargaan. Juara Umum lomba ini diraih oleh SDN 2 Tremes dan berturut-turut diraih oleh SDN 2 Sidoharjo, SDN 2 Kebonagung, SDN 1 Kebonagung, SDN 3 Widoro, SDN 2 Mojoreno, SDN 1 Tempursari, SDN 2 Ngabeyan, dan SDN 1 Kayuloko. Semoga kegiatan ini dapat memacu prestasi siswa dalam bidang seni. Guru tetap dapat berkarya dalam kondisi apapun demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Wonogiri.