Tim FKKG Kecamatan Tirtomoyo Kupas Tuntas Pemanfaatan Google Form

Masa pandemi Covid-19 yang sudah kurang lebih satu tahun melanda negeri ini mampu mengajarkan banyak hal kepada kita. Dengan adanya kebijakan PSBB, PPKM, PJJ, dan kebijakan-kebijakan yang lain sangat mempengaruhi pola pikir kita. Sebagai guru yang biasanya menyampaikan materi di kelas, mengevaluasi pembelajaran secara langsung, berinteraksi memberikan motivasi kepada anak, serta kegiatan tatap muka lainnya, mau tidak mau pada situasi saat ini guru harus mengubah pola kegiatan pembelajaran. Bukan hanya perencanaan dan proses pembelajaran, evaluasi pembelajaran juga tidak kalah penting karena hal tersebut digunakan untuk mengetahui sejauh mana kemajuan, perkembangan, serta keberhasilan peserta didik setelah melaksanakan proses pembelajaran.

Google form merupakan salah satu aplikasi yang bisa digunakan untuk evaluasi pembelajaran. Selain bisa dilaksanakan melalui daring, aplikasi ini juga bisa dibuat semenarik mungkin agar peserta didik tertarik untuk mengerjakan evaluasi. Mempertimbangkan pentingnya hal tersebut, FKKG Kecamatan Tirtomoyo mengadakan KKG virtual dengan tema “Evaluasi menggunakan Google Form”.

Acara KKG virtual berlangsung pada hari Sabtu, 20 Maret 2021 dan dimulai pada pukul 09.20 WIB. Dibawah komando host Sumiyati, acara dibuka dengan bacaan basmallah dan lagu Indonesia Raya 3 stanza. Agenda selanjutnya yaitu pengantar ketua KKG Slamet Riyadi,  Muh. Amin, menyampaikan ucapan terima kasih kepada rekan guru yang sudah tergabung dalam room Teams dan juga Youtube. Beliau berpesan bahwa kegiatan KKG adalah kesempatan untuk mengembangkan diri dan meningkatkan kompetensi guru sehingga dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk bertukar info (sharing). “Meskipun usia sudah lanjut, semoga Bapak Ibu tetap semangat karena untuk belajar IT kita perlu semangat dan kemauan yang tinggi”, ungkap Muh. Amin.

 

Maryanto sebagai narasumber pada kegiatan tersebut mengawali materi dengan mengingatkan rekan guru bahwa fasilitas google form dapat digunakan pada akun google (pemilik email @gmail.com). Materi pertama yang disampaikan adalah cara membuat presensi bagi peserta didik. Kita dapat menuliskan nama, nomor absen, kelas, dan apapun yang kita kehendaki untuk kemudian link tersebut kita sampaikan kepada peserta didik dan diisi oleh mereka.

Materi kedua adalah membuat soal pada google form. Setelah melaksanakan pembelajaran, guru dapat membuat evaluasi berupa soal-soal baik pilihan ganda, jawaban singkat, maupun uraian. Terdapat banyak fasilitas yang bisa dinikmati, seperti kita dapat memberikan skor pada setiap nomor sehingga memudahkan kita dalam penilaian, tema bisa diatur sesuai kemauan kita, dan sebagainya.

Materi terakhir adalah cara membuat formulir PPDB. Penggunaan formulir PPDB online ini  memudahkan guru dalam menjaring calon peserta didik baru. Selain itu data yang sudah tersimpan dapat dengan mudah dimasukkan ke dapodik, sehingga akan menghemat waktu dalam menginput data anak. Misalnya identitas anak, identitas orang tua, alamat, pekerjaan, dan lain-lain. Setelah kita selesai membuat konten pada google form, jangan lupa untuk melakukan pratinjau terlebih dahulu untuk mengetahui seperti apa tampilan google form yang telah kita buat.

 

Pada sesi diskusi, Arif Setyo Nugraha mengajukan pertanyaan apakah pada presensi google form dapat melakukan presensi paraf. Maryanto, menjawab bahwa google form tidak terdapat fitur tersebut, presensi paraf bisa dilakukan melalui aplikasi lain. Setelah tidak ada pertanyaan lagi, acara ditutup oleh host pada pukul 11.30 WIB.