SMPN 1 Wonogiri Selenggarakan Aksi Bersih-Bersih dan  Deklarasi Sekolah Ramah Anak

World Cleanup Day adalah aksi bersih-bersih yang dilaksanakan dalam satu hari secara serentak di seluruh dunia dengan tujuan menyatukan umat manusia dari berbagai budaya, agama, suku, dan ras untuk membersihkan dunia dari permasalahan sampah dan meningkatkan kepedulian terhadap permasalahan sampah, serta memupuk nilai cinta kasih terhadap masa depan bumi. Jumat, 17 September 2021 guru dan karyawan SMPN 1 Wonogiri melaksanakan Peringatan World Cleanup Day (WCD) Tahun 2021. Secara bersama-sama melakukan aksi bersih-bersih lingkungan sekolah. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas Instruksi Setda Kabupaten Wonogiri nomor 660.1/4583 tanggal 10 September 2021, bahwa Jumat, 17 September 2021 setiap sekolah wajib mengadakan aksi bersih-bersih dan pilah sampah. Semua GTK harus masuk ke sekolah dengan mengenakan pakaian olahraga dan membawa sapu. Sekolah wajib mendokumentasikan Kegiatan World Cleanup Day dengan foto dan video.

Surat Edaran Setda Kabupaten Wonogiri tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya,  Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI nomor: S.362/PSLB3/PS/KLN.2/8/2021 tentang Dukungan Pelaksanaan Kegiatan WCD Indonesia 2021, dan direspon positif oleh seluruh unsur sekolah jenjang SMP di Kabupaten Wonogiri dengan melaksanakan kegiatan World Cleanup Day di lingkungan sekolah secara serentak pada Jumat, 17 September 2021. Adapun tema kegiatan adalah “Bersatu Untuk Indonesia Bersih”. Seperti yang dilakukan SMPN 1 Wonogiri, guru dan karyawan sudah berkumpul sejak pukul 07.30 WIB untuk melaksanakan aksi bersih-bersih lingkungan sekolah sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan. Sampah yang sudah terkumpul kemudian dipilahkan berdasarkan jenisnya baik yang organik maupun anorganik.

“Dengan adanya aksi bersih-bersih, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta kepedulian semua warga sekolah terhadap permasalahan sampah serta mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat.” Ungkap Sri Nuryati selaku  Kepala SMPN 1 Wonogiri. Beliau menambahkan, tidak hanya saat kegiatan WCD, warga sekolah pun selalu rutin dalam membersihkan lingkungan sekolah, terlebih lagi di masa pandemi Covid-19 ini. Pihak sekolah juga sering bekerjasama dengan PMI Kabupaten Wonogiri dalam melaksanakan penyemprotan desinfektan di lingkungan sekolah. “Kegiatan WCD ini merupakan yang ketiga kalinya kita lakukan dan sudah menjadi kewajiban seluruh warga sekolah demi terciptanya lingkungan sekolah yang nyaman, bersih dan sehat.” pungkasnya. Selain aksi bersih-bersih, juga dilakukan pembacaan dan penandatanganan Deklarasi Sekolah Ramah Anak yang dipimpin oleh Waka Humas Darmawan Basri. Deklarasi Sekolah Ramah Anak merupakan tindak lanjut atas Instruksi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri Nomor 420/4531 tanggal 16 September 2021 tentang Deklarasi Dukungan Kabupaten Wonogiri Layak Anak dan Sekolah Layak Anak. Deklarasi bersama secara tertulis ditandatangani oleh pengawas pembina, kepala sekolah, perwakilan guru, dan ketua komite SMPN 1 Wonogiri. Ikrar komitmen dibuat dalam bentuk video dan diupload di media online sekolah, yaitu di website, instagram, dan facebook SMPN 1 Wonogiri. Dalam pelaksanaan aksi bersih-bersih maupun Deklarasi Sekolah Ramah Anak, seluruh warga sekolah tetap menerapkan protokol kesehatan. Guru dan karyawan pada saat memasuki lingkungan sekolah dilakukan pengecekan suhu tubuh dengan thermogun, mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir, menggunakan masker, dan tetap menjaga jarak. Berbagai upaya tersebut untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19.