SMPN 1 Ngadirojo Gelar Workshop Sekolah Digital

Menindaklajuti program sekolah digital Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, pada Kamis, 30 Desember 2021 bertempat di SMP Negeri 1 Ngadirojo, Tim Microsoft Patner CGA datang pada acara Workshop Sekolah Digital Learning Management System (LMS) for Education kepada SMPN 1 Ngadirojo, SMPN 1 Girimarto, SMPN 1 Bulukerto, SMPN 1 Manyaran dan SMPN 1 Tirtomoyo yang merupakan piloting sekolah digital di Kabupaten Wonogiri dengan menggunakan salah satu aplikasi. Hartanto yang merupakan Kepala SMPN 1 Ngadirojo dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Microsoft patner CGA yang telah datang dan memberikan materi terkait aplikasi yang terintegrasi dengan Microsoft 365 untuk 5 piloting sekolah digital. Kegiatan tersebut tentunya atas dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri yang pada bulan Desember 2020 telah memberikan Surat Keputusan Piloting Sekolah Digital Pemanfaatan Office 365 untuk Pembelajaran.

Selanjutnya Yuche Yahya Sukaca selaku Tim CGA Microsoft Partner menjelaskan materi update fiture Microsoft Teams dan hands on Microsoft Teams. Peserta workshop langsung mempraktikkan materi yang diberikan narasumber. “Microsoft Teams juga bisa menampung sampai 1000 peserta yang bisa dilakukan di menu new meeting webinar. Fitur yang lain juga dijelaskan untuk menunjang proses pembelajaran baik PTM dan PJJ” tegas Yuche. Materi selajutnya disampikan oleh Yuha Fadila dan Wahyu Dinda merupakan Tim CGA yang menjelasakan tentang penerapan aplikasi produk perusahaan yang dipimpin oleh Yuche ini. Aplikasi ini merupakan penyempurnaan aplikasi Mobile Exampro yang telah dilaksanakan oleh 5 piloting sekolah digital pada tahun 2021. Aplikasi yang akan dimanfaatkan ini merupakan Learning Management System terintegrasi dengan Microsoft 365 yang didesain untuk memudahkan guru untuk membuat materi belajar, membuat agenda atau jurnal mengajar, melihat prosentase kehadiran peserta didik, membuat penugasan dan ujian online. Aplikasi ini dirancang untuk pembelajaran dengan kebutuhan internet seminimal mungkin dan bahkan bisa diakses dan digunakan untuk mengirim tugas atau ujian dalam keadaan tanpa koneksi internet. Dalam aplikasi tersebut peserta didik juga bisa melakukan absensi selfi/swafoto, mengerjakan tugas, mengerjakan ujian online, melihat jadwal pelajaran, perpustakaan, melihat portal berita sekolah, chat dengan teman dan guru lebih mudah dan praktis menggunakan aplikasi ini.

Selajutnya peserta workshop mempraktikkan langkah-langkah dalam pengelolaan admin pada aplikasi, seperti menginput guru, peserta didik, mata pelajaran, membuat tugas, membuat ujian online, membuat artikel, pengumuman, memonitoring guru dalam melaksanakan pembelajaran. Banyak fasilitas yang ada dalam aplikasi ini yang terintegrasi dalam Microsoft 365. SMPN 1 Ngadirojo telah melaksanakan ujicoba aplikasi ini kepada peserta didik selama 1 minggu. Selanjutnya Pudi Sri Maryatmo yang merupakan ketua program sekolah digital di sekolah tersebut menyampaikan pengalaman dalam pelaksanaan ujicoba aplikasi Garuda-21 tersebut. “Aplikasi ini mempermudah guru dalam melaksanakan pembelajaran digital di era sekarang ini, peserta didik juga merasa senang dalam melaksanakan pembelajaran, serta orang tua wali bisa mengetahui aktivitas pembelajaran anaknya secara lengkap dengan menggunakan aplikasi ini yang diinstal pada handphone” tegas Pudi.