SMP Negeri 6 Wonogiri Gelar Kegiatan Spiritual Building

Wonogiri,13 April 2022. SMP Negeri 6 menggelar kegiatan spiritual building bagi siswa kelas 9 dalam rangka menghadapi kegiatan Ujian Sekolah Tahun Pelajaran 2021/2022.

Siswa kelas terakhir pada setiap jenjang pendidikan pasti akan menghadapi ujian akhir, seperti Ujian Nasional atau Ujian Sekolah. Beberapa siswa mengalami kondisi mentalnya drop karena merasa belum ada kesiapan, grogi, dan sebagainya. Sementara kegiatan akhir seperti itu siswa harus benar-benar siap mental, dengan harapan hasil yang akan dicapai nanti bisa yang terbaik.

Miskin mental adalah sumber kemiskinan materi yang sesungguhnya. Berkaitan dengan pertimbangan di atas, dalam rangka meningkatkan mental spritual siswa agar siap menghadapi ujian sekolah tahun pelajaran 2021/2022, SMP Negeri 6 Wonogiri menggelar kegiatan Spiritual Building.

Diikuti oleh 263 siswa, kegiatan ini juga dihadiri oleh Suparno selaku kepala sekolah. dan beberapa guru yang hari ini tidak ada tugas mengajar di kelas.

Mengawali kegiatan ini, wakil kepala sekolah bidang Kesiswaan, Ari Subiyanto, membuka kegiatan dengan pengantar bahwa siswa kelas 9 saatnya untuk menyiapkan diri menghadapi ujian sekolah. Selanjutnya, sambutan sebagai penguatan disampaikan oleh Suparno, selaku kepala sekolah,beliau menyampaikan bahwa dalam menghadapi ujian sekolah mulai saat ini para siswa bisa menata diri dengan selalu dilandasi ketakwaan kepada Allah SWT. Ada dua pendekatan untuk menyiapkan diri menghadapi ujian sekolah, yaitu pendekatan secara fisik dan non-fisik. Pendekatan secara fisik yaitu siswa belajar dengan sungguh-sungguh secara rutin. Selain itu, siswa diingatkan agar mendekatkan diri kepada Allah SWT memohon ridha-Nya sehingga pelaksanaan ujian bisa lancar dan membuahkan hasil yang maksimal. Hal itu merupakan bentuk pendekatan secara non-fisik.

Di akhir sambutannya, beliau mengimbau agar setiap pagi, siswa tidak melewatkan waktu untuk berpamitan kepada orang tuanya dan meminta doa restu. Jadikan itu sebuah pembiasaan.

Pada kegiatan ini Sumono, selaku wakil kepala sekolah bidang Kurikulum menyampaikan beberapa pengumuman, yaitu Ujian Sekolah utama akan dilaksanakan pada hari Senin, 18 April 2022 sampai dengan Sabtu, 23 April 2022. Sumono berharap agar semua siswa bisa mengikuti dengan baik dan lancar.  Namun, jika terpaksa ada siswa yang tidak bisa mengikuti Ujian Sekolah Utama karena sesuatu hal, siswa tersebut harus mengikuti Ujian Sekolah Susulan, yang dilaksanakan pada tanggal 25 April sampai dengan 28 April 2022.

Pengumuman penting lainnya adalah tentang kriteria kelulusan siswa kelas 9. Kriteria tersebut adalah yang pertama, siswa dinyatakan lulus dari satuan pendidikan jika telah menyelesaikan rangkaian pembelajaran kegiatan dari semester 1-6. Kedua, kelulusan didapatkan dari nilai rata-rata rapor semester 1 sampai dengan semester 5, nilai Ujian Praktik, dan nilai US. Jumlah nilai tersebut dibagi 3. Ketiga, nilai sikap spiritual dan sosial yang diperoleh siswa harus nilai B dan nilai akhir harus mencapai nilai minimal yaitu 70. Pengumuman kelulusan akan disampaikan pada tanggal 15 Juni 2022, namun, jika ada perubahan akan segera disampaikan kepada siswa secepatnya.

Sebagai puncak kegiatan spritual building ini dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh Rastoto, guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.             Rangkaian kegiatan Spiritual Building pada hari ini ditutup oleh Ari Subiyanto, selaku pembawa acara.          Pelaksanaan Kegiatan Spritual Building ini diharapkan membawa perubahan sikap mental siswa kelas 9 dalam menghadapi Ujian Sekolah Tahun Pelajaran 2021/2022.