SMP Negeri 1 Wonogiri Lakukan Gerakan Tanaman Hias

Pada Sabtu (15/2), guru dan karyawan SMP Negeri 1 Wonogiri melakukan penanaman tanaman hias di lingkungan sekolah. Sejumlah 80 Guru dan Karyawan membawa tanaman dari rumah masing-masing, membeli pot tanaman di kantin sekolah, kemudian menanam tanaman tersebut. Ada yang membawa Sansevieria, Adenium, ada juga yang membawa anggrek. “Penanaman tanaman hias ini untuk mendukung sebagai sekolah adiwiyata. Sekolah adiwiyata merupakan sekolah yang peduli lingkungan yang sehat, bersih serta lingkungan yang indah,” ujar kepala sekolah SMPN 1 Wonogiri, Sri Nuryati, S.Pd., M.Pd.

Kepala sekolah, guru, karyawan, dan siswa SMP Negeri 1 Wonogiri melaksanakan apel pagi.

Kegiatan dimulai pukul 07.00 dengan apel pagi yang diikuti oleh kepala sekolah, seluruh guru, karyawan, dan siswa SMP Negeri 1 Wonogiri. Selanjutnya kepala sekolah, guru dan karyawan melakukan penanaman tanaman hias di dalam pot yang sudah disiapkan di halaman sekolah, disaksikan seluruh siswa. Selesai kegiatan menanam, dilanjutkan kegiatan belajar mengajar seperti biasa. Selain bertujuan mendukung program Adiwiyata Sekolah, kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk karakter siswa agar cinta lingkungan. Guru dan karyawan memberikan contoh kepada para siswa yang juga akan menanam tanaman di sekolah mulai senin (17/2) secara bergiliran. Kelas 9A – 9J dijadwalkan membawa tanaman pada tanggal 17 sampai dengan 27 Februari 2020. Kelas 8A – 8J dijadwalkan membawa tanaman pada tanggal 28 Februari sampai dengan 10 Maret 2020, dan Kelas 7A – 7J dijadwalkan membawa tanaman pada tanggal 11 sampai dengan 21 Maret 2020.

Guru, karyawan dan siswa melaksanakan kegiatan menanam tanaman hias.

Penanaman pohon di lingkungan sekolah menjadi salah satu program penghijauan yang sangat dianjurkan, karena mampu menciptakan kesan lingkungan sekolah yang asri dan nyaman digunakan untuk beraktivitas. Hal ini akan bermanfaat langsung baik bagi guru, karyawan ataupun siswa yang banyak menghabiskan waktunya di sekolah. Manfaat menanam tanaman di lingkungan sekolah antara lain bisa membuat suasana lebih asri dan sejuk, menghilangkan kejenuhan, dapat membuat proses belajar mengajar lebih efektif dan banyak lagi manfaat lainnya. Supaya lingkungan sekolah semakin bersih dan semakin bermanfaat untuk warga sekolah, sebaiknya juga diimbangi dengan hal-hal seperti pengelolaan sampah yang baik, kebersihan lingkungan dan kelas, dan sebagainya.

Kepala Sekolah juga menjelaskan manfaat menanam tanaman terutama Sansevieria, Adenium dan Anggrek: Sansevieria (lidah mertua) adalah tanaman hias yang dapat hidup dengan sedikit air dan cahaya matahari. Tanaman ini mampu menyerap polutan, juga mampu menyerap radiasi yang dihasilkan dari barang-barang elektronik yang ada di sekolah seperti komputer, televisi, dan sound system. Anggrek biasanya digunakan sebagai penghias untuk memperindah bagian depan rumah atau taman. Warna-warni bunganya yang begitu indah di mata tentu membuat siapapun yang melihatnya akan merasakan ketenangan dalam jiwa. Pada hakikatnya tanaman bisa bermanfaat untuk menangkal polusi-polusi udara yang tidak baik bagi kesehatan paru-paru. Begitupun dengan Anggrek, dengan menanam Anggrek disekitar lingkungan sekolah tentu akan berguna untuk kelangsungan udara disekitar sekolah menjadi segar, sehat dan nyaman.

Adenium (kamboja Jepang) adalah tanaman yang sangat indah. Adenium juga mudah ditanam. Hanya perlu memotong salah satu bagian batang pohon dan tanam dalam tanah. Perawatan Adenium juga mudah, kecuali jika kita mengembangkannya menjadi bonsai. Tidak hanya indah, Adenium juga memiliki banyak manfaat untuk manusia yaitu sebagai tanaman bonsai, untuk mengobati luka, untuk merawat kecantikan kulit, dan lain-lain. “Program Adiwiyata bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang cinta lingkungan. Pembiasaan ini semoga dapat tertanam dalam pikiran siswa hingga mereka akan terbiasa dengan kegiatan-kegiatan yang tujuannya untuk pelestarian lingkungan” pungkasnya. (Susanto)