Sempat Byar Pet, Dinas P dan K Wonogiri Sukses Gelar Pembinaan GTT/PTT di Jatinesia

Mati listrik sempat mewarnai Pembinaan GTT/PTT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri yang berlangsung di Jatipurno, Rabu, 4 November 2020. Kejadian ini berlangsung singkat sehingga tidak mengganggu presentasi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Dr. Dra. Yuli Bangun Nursanti, M.Pd.,

Pembinaan GTT/PTT Jenjang TK, SD, dan SMP ini merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri. Putaran ke-13 yang berlangsung pada Rabu, 4 November 2020, Kecamatan Jatipurno dan Jatiroto (Jatinesia) berkesempatan menjadi sasaran pembinaan yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Dra. Yuli Bangun Nursanti, M.Pd., Retno Puspito Rini, S.H., M.Hum, Drs. Tarmo, M.Pd., dan Stefany Agung Sedayu, S.Sos., sebagai narasumber.

“Seorang guru harus mengetahui dan memahami 8 Standar Nasional Pendidik (SNP). Standar ini adalah kriteria minimal mengenai sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. SNP berfungsi sebagai pedoman utama dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pendidikan dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu”, kata Dr. Dra. Yuli Bangun Nursanti, M.Pd., dalam presentasinya.

Selain itu, mantan Kepala SMA Negeri 1 Wonogiri itu juga menyampaikan tentang sekolah Adi Wiyata, kompetensi guru, dan menceritakan pengalaman pribadi ketika menjadi guru yang merupakan bagian dari motivasi kepada 300-an GTT/PTT yang mengikuti acara secara tatap muka dan live streaming dari beberapa titik di Jatipurno serta Jatiroto. Dalam kesempatan ini, Kepala Bidang PTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Retno Puspito Rini, S.H., M.Hum juga memberikan pembinaan dengan menyampaikan data kekurangan guru yang ada di Wonogiri dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam bidang pendidikan.

Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri juga menyerahkan seragam dan face shield gratis secara simbolis kepada siswa di Distrik Jatisrono dan Distrik Purwantoro. Seragam dan face shield yang diterima oleh sepuluh Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan di Distrik Jatisrono dan Distrik Purwantoro ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Wonogiri kepada masyarakat luas untuk mengurangi beban akibat pandemi yang belum usai. (RSy)