SDN 1 Wonogiri Gelar Sosialisai AKM 2021 Secara Daring

Dalam rangka mendorong mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik melalui peningkatan sistem evaluasi pendidikan sebagai bagian dari kebijakan merdeka belajar, SD Negeri 1 Wonogiri menyelenggarakan Sosialisasi Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) pada Rabu, 25 Agustus 2021 mulai pukul 19.00 WIB sampai selesai. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dengan memanfaatkan platform Zoom Meeting.

Kegiatan Sosialisasi AKM secara daring tersebut dihadiri oleh orang tua/wali beserta peserta didik kelas 5 sebanyak 78 peserta. Hadir pula Agus Haryanto, ketua Komite SDN 1 Wonogiri dan Dwi Prasetyo, pengurus Komite Sekolah. Sedangkan para guru mengikuti kegiatan secara luring terbatas di ruang komputer SDN 1 Wonogiri dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Setelah pembukaan, acara diawali dengan doa yang dipandu oleh Mahmud Mustopa Rohman. Sosialisasi AKM tersebut sengaja dilaksanakan pada malam hari, agar tidak mengganggu aktivitas/pekerjaan orang tua/wali peserta didik.

Kepala SD Negeri 1 Wonogiri, Mahmud Yunus, sebagai narasumber memaparkan sasaran AKM, konten, bobot, bentuk soal AKM serta persiapan dan rencana pelaksanaan AKM tahun 2021. Mahmud Yunus menginformasikan bahwa Merdeka Belajar merupakan kebijakan besar dalam rangka mewujudkan transformasi pengelolaan pendidikan di Indonesia. Salah satunya dengan menghapus Ujian Nasional (UN) diganti Asesmen Kompetensi. Asesmen nasional sendiri terdiri dari tiga bagian yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar.

Materi AKM ada dua yaitu terkait literasi atau baca tulis, serta literasi numerasi. Literasi yang dimaksud bukan sekedar kemampuan membaca, tapi juga kemampuan menganalisis suatu bacaan serta kemampuan untuk memahami konsep di balik tulisan tersebut. Sedangkan numerasi adalah kemampuan menganalisis menggunakan angka.

AKM dan Survei Karakter terdiri dari soal-soal yang mengukur kemampuan bernalar menggunakan bahasa, kemampuan bernalar menggunakan numerasi, dan penguatan pendidikan karakter. AKM dirancang untuk mengukur capaian peserta didik dari hasil belajar kognitif yaitu literasi dan numerasi. Asesmen Nasional penting dilakukan untuk menghasilkan informasi akurat dengan tujuan memperbaiki kualitas belajar mengajar, yang akan meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Pelaksanaan Asesmen Nasional jenjang SD secara online pada bulan Oktober 2021 dengan jadwal untuk Sesi 1 pada tanggal 27-28 Oktober 2021, sedangkan Sesi 2 pada tanggal 29-30 Oktober 2021. Setiap sesi/tahap, peserta mengikuti AN selama 2 hari. Pada hari pertama dengan materi Literasi, hari kedua dengan materi Numerasi, Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar. Tempat pelaksanaannya secara mandiri di SDN 1 Wonogiri.

Agnes Rini Widiyatmi selaku pembawa acara membacakan Daftar Peserta AKM serta Susunan Panitia AKM SDN 1 Wonogiri Tahun 2021. Terkait kepesertaan, peserta didik kelas 5 di SD Negeri 1 Wonogiri sebanyak 78 anak diambil sejumlah 30 Peserta Utama dan 5 Peserta Cadangan. Pemilihan dan penetapan peserta AKM tersebut dipilih secara acak melalui data Dapodik.

Memasuki sesi tanya jawab, beberapa orang tua/wali peserta didik mendapat kesempatan untuk mengajukan pertanyaan, saran, dan masukan. Pihak sekolah juga menyiapkan berbagai upaya agar peserta didik memiliki kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi Asesmen Nasional.  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri juga memberikan fasilitasi Simulasi Latihan Soal AKM bagi peserta didik yang dapat diakses melalui laman https://akm.tpkpp.com/

Tepat pukul 20.00 WIB acara berakhir, orang tua/wali peserta didik maupun para guru pada umumnya mengikuti pertemuan daring tersebut dengan antusias. Mengingat AKM dan Asesmen nasional tersebut merupakan suatu hal yang baru dan kompleks yang menuntut keterlibatan berbagai komponen stakeholder pendidikan.