Sambut Digitalisasi Pendidikan KOJA#2.2021 Bahas E-Rapor

Era semakin maju, ilmu pengetahuan dan teknologi semakin canggih. Tak terkecuali dunia pendidikan. Hampir semua kegiatan di bidang pendidikan akan dilaksanakan dengan sistem elektronik.  Salah satunya kegiatan penilaian yang akan dilaksanakan dengan memanfaatan aplikasi e-rapor untuk mengelola, memudahkan, sekaligus inventarisasi terhadap hasil belajar peserta didik secara digital.

Masih di tengah  masa pandemi Covid-19 pada hari Sabtu, tanggal 27 Februari 2021 Kecamatan Jatiroto menyelenggarakan KKG Online Jatiroto tahap 2 (KOJA#2.2021). Dengan tema “Mengelola Penilaian dengan Aplikasi E-Rapor”. Pada kesempatan ini berkenan hadir  Joko Susilo sebagai narasumber. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan kepala sekolah di wilayah Kecamatan Jatiroto yang berlangsung secara virtual melalui Microsoft Teams. Tepat pukul 09.00 Tri Anita Zenri Astutik  sebagai host membuka acara, dilanjutkan sambutan oleh Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Jatiroto. Dalam sambutannya, Sugeng Priyono memberikan motivasi kepada semua guru untuk tidak menganggap e-rapor ini menjadi beban berat walaupun dalam pelaksanaannya akan banyak timbul masalah. “Cara menghadapi masalah adalah dengan bersabar, rajin, bekerja, dan terus berusaha menyelesaikan masalah tersebut“ tambah beliau.

Aksi guru sejati di masa pandemi dalam kegiatan KOJA 2 ini dipandu oleh Aries Sulistyono selaku moderator. Pemaparan materi disampaikan secara rinci oleh Joko Susilo. Dalam paparannya, Joko Susilo mengawali dengan mengajak semua guru (baik yang muda maupun yang tua) untuk bersinergi, saling membimbing dan saling melengkapi. “ Jangan merasa takut, dan kesulitan terhadap e-rapor”, tegasnya.

Dalam uraian yang disampaikan Joko, operator sekolah (OPS) melakukan instal aplikasi e-rapor yang sudah terintegrasi dengan dapodik. OPS selaku admin yang nantinya akan menginput data sesuai dapodik. Langkah berikutnya dengan melakukan mapping KD, merencanakan apa yang dinilai (fleksibilitas disesuaikan dengan kondisi saat ini), melakukan input nilai, diskripsi akhir, unduh, kemudian cetak. Aplikasi ini dapat digunakan sebagai pengganti daftar nilai. Guru kelas dan guru mapel tidak perlu instal namun tetap bisa membuka dan memasukkan nilai melalui form yang sudah diunduh. Penilaian meliputi 4 aspek yakni : Pengetahuan, Keterampilan, Spritual, dan Sosial.

Acara dilanjutkan pada sesi tanya jawab. Pertanyaan pertama muncul dari Giyatmo tentang laptop yang digunakan untuk akses e-rapor dan menanyakan guru lain apakah dapat mengerjakan di tempat yang berbeda dengan OPS. Pertanyaan juga muncul dari Sugiyatmi tentang cara guru memasukkan nilai di laptop sendiri. Aris Sulistiyono menanyakan tentang maping KD serta pengurutan mapel. Semua dijawab dengan jelas oleh narasumber. Untuk saat ini pengerjaan e- rapor dikerjakan berdampingan bersama OPS. Menurut narasumber yang menjadi Ketua IGI Kabupaten Wonogiri ini, untuk kemudahan aplikasi berikutnya akan dirancang kemudian agar dapat diakses di mana saja.

Pada sesi berikutnya, Joko juga menyampaikan cara login dan tugas-tugas yang harus dilaksanakan wali kelas pada e-rapor. Dalam kesempatan ini Joko menguraikan bahwa wali kelas dapat mengedit data peserta didik yang dianggap kurang, memasukkan data kehadiran, nilai ekstrakurikuler, prestasi siswa, catatan wali kelas, data kesehatan, memproses deskripsi sikap, dan mencetak leger serta rapor.Kegiatan diakhiri kurang lebih pukul 11.00. Sebelum acara ditutup, Aris menyampaikan bahwa kemungkinan akan diadakan kegiatan tatap muka dengan peserta terbatas untuk membahas lebih lanjut tentang implementasi e-rapor ini.