Sak Hiyeg Sak Eka Praya, Round KKG Gugus Muh. Syafei Jatisrono

Round KKG Gugus Muh. Syafei Kecamatan Jatisrono selenggarakan “Praktik Baik” putaran perdana di SD Kradegan yang merupakan salah satu SD imbas (Kamis, 10/2/2022). “Praktik Baik” merupakan sebuah usaha untuk merawat tumbuhnya bibit-bibit baru sumber daya manusia unggul yang kedepannya diharapkan akan tumbuh subur di Gugus Muh. Syafei.  Dalam rangka melestarikan budaya Jawa maka susunan acara KKG disampaikan dengan bahasa Jawa krama inggil. Agenda KKG diawali dengan berdoa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 stanza. Dalam sambutannya, Sri Temu sebagai Ketua Gugus Muh. Syafei menyampaikan apresiasi kepada pengurus yang mengelola kegiatan KKG dengan gaya baru. “Dengan begini kita akan semakin mengenal lokasi dan kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh setiap sekolah anggota gugus, selain silaturahmi juga akan belajar hal-hal yang baru”.

Tuan rumah, Parno Kepala SD Negeri Kradegan, menyampaikan, “Swasana ilmiah dadi soroting sekolah. Sekolah sekalir dipun olah. Panjangka tekane kudu dipathok karo panjangkah”. Guru merupakan sosok panutan dalam setiap lakunya, oleh karenanya perlu ada upaya untuk melestarikan budaya Jawa sebagai kekayaan khazanah bangsa. Tidak hanya mengimbau, Parno juga menyampaikan sambutannya yang luar biasa dengan sastra bahasa Jawa. Ketua KKG Siti Nurjanah memberikan sambutan singkat dengan mengingatkan anggota KKG agar kembali meningkatkan kewaspadaannya mengingat badai ketiga Covid 19 sudah mulai menyerang di berbagai daerah. Round KKG merupakan langkah pertama menuju perubahan, keluar dari zona nyaman untuk mendapatkan pengalaman baru di lingkup sekolah-sekolah anggota Gugus Muh. Syafei Kecamatan Jatisrono.

Agenda utama “Praktik Baik” disampaikan oleh Rossiana Novitasari, guru SD Negeri Krandegan dengan materi RPP dan Bahan Ajar. Novi membagikan pengalamannya ketika menyusun RPP dan membuat alat peraga ketika menjalani Pendidikan Profesi Guru Daljab tahun 2022 yang baru saja di lalui. Acara dilanjutkan dengan pengarahan dari Korwilcambiddik Jatisrono, Paiman. Beliau menyampaikan, “sak hiyeg sak eka praya, bahwa kebersamaan adalah kunci keberhasilan. Keberhasilan akan dicapai bila ada pengorbanan. Juga harus bisa saling mendengarkan. Dengan menjaga kekompakan dan kebersamaan, diharapkan hasil yang indah pada akhirnya”. Agenda KKG ditutup dengan refleksi, menyanyikan lagu Bagimu Negri, dan Berdoa.