Purwantoro Sukses Gelar KKKS Paket 2 Program Sekolah Penggerak

Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan Purwantoro kembali menggelar Kegiatan Kolektif Kepala Sekolah (KKKS) pada Selasa, 21 Februari 2023 di SD Negeri 2 Joho. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala sekolah sewilayah Purwantoro baik sekolah negeri maupun swasta. Kegiatan ini merupakan KKKS paket 2 pertemuan 1 dengan materi Program Sekolah Penggerak. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan tampilan dari siswa-siswi SD Negeri 2 Joho. Acara dilanjutkan dengan prakata Kepala SD Negeri 2 Joho, Joko Purwanto selaku tuan rumah. Korwilcambidik Purwantoro, Sri Hartono beserta pengawas juga hadir dalam KKKS ini. Sri Hartono memberikan sambutan dengan memberikan apresiasi kepada semua yang terlibat dalam kegiatan ini. Beliau memberikan dukungan sepenuhnya terhadap program-program yang dilaksanakan KKKS Purwantoro. Sambutan kedua oleh Ketua KKKS Purwantoro, Sudarno. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan percepatan Platform Merdeka Mengajar (PMM) di Purwantoro sudah dilaksanakan melalui komunitas KKG maupun KKKS. Sebagian besar guru maupun KS sudah selesai menyelesaikan sampai topik 4. Pada KKKS ini beliau mengajak kepada semua kepala sekolah untuk mengikuti dengan baik materi-materi selanjutnya.

Kegiatan inti adalah penyampaian materi Program Sekolah Penggerak oleh Suyanto, Kepala SD Negeri 2 Sambirejo Slogohimo. Narasumber menyampaikan Program Sekolah Penggerak (PSP) merupakan program merdeka belajar episode ke-7 yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi. Program ini sebagai upaya untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Profil Pelajar Pancasila. Fokus kegiatan pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru). Ada 5 intervensi Sekolah  Penggerak, yaitu: 1) Pendampingan konsultatif, 2) Penguatan Sumber Daya Manusia di Sekolah, 3) Pembelajaran dengan Paradigma Baru, 4) Perencanaan Berbasis Data, dan 5) Digitalisasi Sekolah. Keuntungan sekolah yang menjadi Sekolah Penggerak diantaranya adalah peningkatan mutu hasil belajar dalam kurun waktu 3 tahun, peningkatan kompetensi kepala sekolah dan guru, dan percepatan pencapaian Profil Pelajar Pancasila. Selain itu masih banyak keuntungan yang bisa diperoleh dari program ini. Pada kesempatan ini, Suyanto juga menyampaikan dengan jelas cara mendaftar mulai dari tahap awal sampai tahap akhir. Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti penjelasan dari narasumber dalam memahami materi Sekolah Penggerak sampai selesai.

Pada acara terakhir diadakan permainan kahoot sebagai pendinginan setelah materi inti. Para peserta sangat senang dan semangat mengikuti permainan ini. Pada acara penutup, narasumber mengajak para peserta untuk ikut aktif menyukseskan program-program yang diluncurkan oleh Kemendikbudristek.  Terutama Program Sekolah Penggerak ini, harapan narasumber semua kepala sekolah mencoba untuk berpartisipasi ikut mendaftar. Program ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kemampuan sekolah menghadapi tantangan pendidikan masa depan.