PKG PAUD “MANUNGGAL” Bulukerto Gelar Manasik Haji

PKG (Pusat Kegiatan Guru) PAUD “Manunggal” Bulukerto menggelar acara “Manasik Haji” pada Sabtu (4/2/2023) yang bertempat di Lapangan Kecamatan Bulukerto. Acara ini diikuti oleh 405 anak yang terdiri dari TK dan Kelompok Bermain serta didampingi oleh 60 pendidik TK maupun Kelompok Bermain se-Kecamatan Bulukerto. Acara dimulai pukul 7.30 dibuka oleh Supatmi dari TKIT Ar Rahman, selaku pemandu acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Sarto selaku ketua PKG PAUD “Manunggal” Bulukerto, beliau menyampaikan tentang pentingnya pendidikan agama yang harus ditanamkan sejak dini, dan diharapkan melalui kegiatan “Manasik Haji” ini anak akan mendapatkan pengalaman langsung tentang rukun-rukun Haji yang nantinya akan memberikan pemahaman tentang ibadah rukun Islam yang kelima, selanjutnya beliau juga menyampaikan tentang keutamaan ibadah Haji yaitu : 1. Haji adalah rukun Islam yang kelima, 2. Merupakan ibadah yang utama, 3. Sebagai penghapus dosa, 4. Surga bagi Haji yang mabrur, 5. Menghilangkan kefakiran, 6. Jihad bagi wanita dan orang yang lemah, 7. Jemaah Haji adalah tamu Allah.

Diawali dengan sholat sunah ihram dua rekaat yang diimami oleh ananda Ghaizya Luth Pinasthika dari TKIT Ar Rahman Bulukerto, dan khotbah disampaikan oleh ananda Abyan Fawwas Assidhiq dari KB Al Fattah Domas, Bulukerto. Ihram adalah tanda kesiapan seorang muslim untuk melaksanakan ibadah Haji, seseorang yang telah memantapkan niatnya menggunakan pakaian ihram yang sesuai standar syariat berarti dia sudah siap melaksanakan seluruh rangkaian ibadah Haji dan siap meninggalkan hal-hal yang diharamkan dalam kondisi dia sebagai muhrim.  Setelah dibagi menjadi beberapa kloter anak-anak melaksanakan rukun ibadah Haji yang didampingi oleh guru dan dipandu oleh petugas dari TKIT Ar Rahman. Mulai dari peserta manasik mengenakan ihram dan mengucapkan niat Haji,   setelah itu melakukan wukuf yaitu berkumpul di Padang Arafah untuk melaksanakan ibadah secara optimal, lalu tawaf yaitu mengelilingi Ka’bah, dan  sa’i yaitu berjalan kaki atau berlari kecil secara bolak-balik dari Bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali, dan yang terakhir adalah tahalul yaitu memotong rambaut bagi laki-laki dan ujung rambut bagi perempuan hal ini mereka lakukan dengan tertib. Setelah selesai acara Panitian membagikan kurma dan air zam-zam. Pukul 10.30 seluruh rangkaian acara Manasik Haji telah selesai dilaksanakan, dan anak-anakpun kembali ke sekolah masing-masing.