Penuh Energi, Tim Kreatif Sub Rayon 01 Gelar “Belajar Bareng”

Tim kreatif Sub rayon 01 melaksanakan pelatihan bagi anggotanya secara luring dengan protokol kesehatan. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan efektivitas keterserapan materi. Materi pelatihan yaitu teknik penulisan reportase, teknik pembuatan blog guru, dan teknik pembuatan logo dan flyer. Kegiatan ini sepenuhnya diprakarsai oleh MKKS Sub Rayon 01 dibawah koordinasi Drs. Eko Sutantyo, M.Pd.  Pelatihan ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Wonogiri pada hari Sabtu tanggal 03 Oktober 2020.

Ketua Tim Kreatif Sub Rayon 01, Rahayu Widayanti, S.Si., M.Pd. dalam sambutannya melaporkan kinerja Tim yang bergerak cepat merealisasikan program kerja. “Tanggal 17 September kami mengadakan rapat koordinasi pertama untuk penyusunan program kerja. Dua hari kemudian, kami segera mengadakan rapat koordinasi untuk pembuatan website, sebagai pelaksanaan salah satu program kerja bidang 1. Pada minggu pertama setelah website dirilis, bidang 2 telah menghimpun reportase dari 15 sekolah di subrayon 01. Semuanya saat ini sudah dipublish di website. Sedangkan Bidang 3, telah membuat logo yang secara kuat menggambarkan semangat dan tujuan Tim” paparnya.

Sri Nuryati, S.Pd., M.Pd., Pengurus harian MKKS Subrayon 01 turut mengapresiasi kinerja Tim yang bulan September lalu mendapatkan SK dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri ini. “Saya jadi merinding rasanya.  Saya mendengarkan laporan dari Ibu Ketua, saya merasa menjadi lebih muda lagi, karena begitu luar biasa energi yang panjenengan keluarkan untuk kegiatan ini. Mudah-mudahan dan Saya yakin tidak hanya sekedar SK, tetapi yang paling penting adalah actionnya. Dan actionnya itu sudah mulai tertata, mulai dari membuat website dan sebagainya. Saya yakin ini kumpulan orang-orang hebat, yang bisa menghebatkan diri dan juga sampai kepada anak didik kita”. Lebih lanjut, Kepala SMP Negeri 1 Wonogiri ini memberikan motivasi kepada seluruh anggota Tim “Kita harus mencari terobosan-terobosan baru. Manakala kita tidak keluar dari zona aman dan nyaman, maka ide kreativitas, inovasi, tidak akan muncul.” tegasnya.

Materi Teknik Penulisan Berita disampaikan oleh Nara sumber Tim Pengembang  Konten Kabupaten Wonogiri sekaligus pengarah Tim Kreatif Sub Rayon 01 yaitu Sriyono, M.Pd Guru SMP Negeri 1 Wonogiri. Dalam paparannya, disampaikan teknik dalam penulisan reportase/berita yang baik. Salah satu poin penting dalam reportase adalah ADIKSIMBA ( Apa Di mana Kapan Siapa Mengapa dan Bagaimana). Poin dari kelimanya harus tercantum dalam sebuah reportase sehingga berita tersebut menjadi bernilai dan bermakna. Reportase juga akan menjadi menarik bila menampilkan berita yang update atau terbaru.

Pembuatan Blog guru disampaikan oleh Guru Penggerak Adiwiyata SMP Negri 1 Ngadirojo, Pudi Sri Maryatmo, S.Pd. Pada sesi ini, paparan materinya adalah teknis mengelola website. Pudi menjelaskan tentang konten website serta materi apa saja yang bisa diposting ke dalam website Tim Kreatif Sub Rayon 01. Peserta juga dibimbing tahap demi tahap untuk praktik langsung membuat blog. Harapannya, setiap guru memiliki blog pembelajaran yang mampu memberi kontribusi dalam kemajuan dunia pendidikan.

Sesi akhir diisi materi  tentang teknik pembuatan logo dan flyer oleh Febrian Ery Prabowo, S.Pd, guru SMP Negeri 3 Ngadirojo. Dalam paparannya, Febrian menunjukkan bermacam-macam gambar dengan tipe yang berbeda beserta keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Di akhir materi, peserta belajar membuat logo dan flyer menggunakan aplikasi corel draw.

Tim Kreatif Subrayon 01, pada bulan pertama kinerjanya telah memiliki website,  yaitu https://kreasi01wonogiri.id. Nama Kreasi  adalah akronim dari Kreatif, Responsif, Atraktif, dan Berprestasi yang menjadi semangat dan tujuan Tim ini, seperti yang tergambar pada logonya. Dari pelatihan sehari ini, peserta mendapatkan ilmu untuk menulis reportase lebih baik. Lebih dari sepuluh blog guru baru terbentuk dan siap diisi dengan konten Pendidikan. Dan untuk pembuatan logo dan flyer, perlu secara terus menerus dikembangkan secara mandiri agar semakin mahir.