Pengimbasan Hasil Diklat Asesmen Nasional KKKS Kecamatan Manyaran

Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kecamatan Manyaran mengadakan kegiatan Pengimbasan Asesmen Nasional. Kegiatan ini sebagai upaya tindaklanjut dari salah satu pengurus KKKS Kecamatan Manyaran yang mengikuti Diklat Asesmen Nasional oleh Kemendikbud (Kamis, 25/2/2021).

Kegiatan ini dihadiri Ngadi, selaku Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Manyaran, LG Sarmadi, Pengawas Korwil Bidik Kecamatan Manyaran dan segenap anggota KKKS Kecamatan Manyaran. Moderator Ngatina, dan Host Arif Dwi Prastyanto. Kegiatan dimulai pukul 08.00 dipandu oleh moderator yang menyampaikan tata tertib mengikuti vicon dan urutan acara hari itu. Tepat pukul 08.15.00 Sumarno, selaku Ketua KKKS membuka kegiatan, dilanjutkan menyampaikan informasi berkenaan dengan Penilaian Tengah Semester dan try out.

 

Asih Subekti, selaku pengimbas dari kegiatan ini  menyampaikan materi ASESMEN NASIONAL (AN) untuk mengevaluasi kinerja dan mutu sistem pendidikan, tidak memiliki konsekuensi apapun pada pencapaian proses belajar siswa  memberikan umpan balik untuk tindak lanjut pembelajaran dan kompetensi siswa. Keberhasilan sistem pendidikan lebih difokuskan pada pencapaian kompetensi siswa yang meliputi pengetahuan, keterampilan dan sikap.

Ngadi, selaku Korwilcam Bidik Manyaran memberi motivasi kepada seluruh anggota KKKS agar aktif mengikuti kegiatan ini. Informasi ini penting untuk diimbaskan kembali ke guru di sekolah masing-masing. Kemudian materi dilanjutkan bahwa ASESMEN NASIONAL (AN) sebagai alat ukur untuk mengetahui ketercapaian kompetensi yang harus dikuasai siswa. tidak hanya memotret hasil belajar kognitif siswa memotret hasil belajar sosial emosional. Termasuk di dalamnya sikap, nilai, keyakinan, serta perilaku yang dapat memprediksi tindakan dan kinerja siswa di berbagai konteks yang relevan. AN terdiri atas Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), survey karakter, dan survey lingkungan belajar.

AN diberlakukan untuk semua jenjang pendidikan dasar, pendidikan menengah pertama, dan pendidikan menengah atas. Ini termasuk MI, MTS dan MAN, serta program kesetaraan. Asesmen Nasional tidak diselenggarakan pada akhir jenjang pendidikan sebagaimana Ujian Nasional, melainkan di tengah jenjang pendidikan. Yaitu pada kelas 5, 8, 11. Hal ini dilakukan untuk mendorong guru dan sekolah melakukan tindak lanjut perbaikan mutu pembelajaran setelah mendapatkan hasil laporan AN.

Pelaksanaan Asesmen Nasional menggunakan metode survei. Metode survei dilakukan dengan mengambil sampel siswa diambil secara acak dari setiap sekolah. Berbanding terbalik dengan Ujian Nasional yang menggunakan metode sensus dimana semua siswa di seluruh Indonesia wajib mengikutinya. Model soal asesmen yang diberikan dalam AN lebih bervariasi bukan sekedar pilihan ganda dan uraian singkat sebagaimana yang diberikan dalam UN.

Salah satu komponen hasil belajar murid yang diukur pada asesmen nasional adalah literasi membaca dan numerasi. Asesmen ini disebut sebagai Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) karena mengukur kompetensi mendasar atau minimum yang diperlukan individu untuk dapat hidup secara produktif di masyarakat. AN menggunakan metode penilaian Computerized Multistage Adaptive Testing (MSAT). MSAT ialah metode penilaian yang mengadopsi tes adaptif, dimana setiap siswa dapat melakukan tes sesuai level kompetensinya. Berbagai contoh soal literasi dan numerasi juga dibahas dalam kegiatan ini.

Kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab, beberapa peserta menanyakan tentang AN ini. Suharto, salah satu peserta menghendaki penjelasan ulang tentang literasi dan numerasi dengan harapan paham betul ketika nanti akan mengimbaskan kepada guru di sekolahnya. Sri Utami, menanyakan tentang soal di tiap level. Sementara itu Keksi Rahayu, menanyakan tentang perangkat komputer yang perlu disiapkan guna pelaksanaan kegiatan tersebut.

 

LG Sarmadi, selaku pengawas memberi penguatan serta motivasi agar Asesmen Nasional dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan. Tepat pukul 11.00 WIB moderator menarik kesimpulan dan kegiatan ditutup. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama guna pendokumentasian dan info penting berkenaan dokumen kegiatan berada di classteams KKKS Manyaran.