Pendidikan Karakter melalui Tembang Dolanan dan Macapat dalam Merdeka Belajar

Kamis, 24 Maret 2022 kembali praktik baik round KKG Gugus Muh. Syafei Kecamatan Jatisrono digelar. KKG kali ini dilaksanakan di SD Negeri Mojoroto dengan tema pendidikan karakter dalam tembang dolanan dan macapat.  

Kegiatan dimulai dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa. Sambutan disampaikan oleh Ketua Gugus yang menyatakan apresiasi atas kegiatan KKG yang dilaksanakan dengan strategi baru sehingga bisa menambah wawasan dan kebermanfaatan bersama. Sambutan kedua disampaikan oleh Retno Darmani selaku tuan rumah, beliau menyampaikan ucapan terima kasih untuk kesediaan berkunjung ke SD Negeri Mojoroto. Beliau juga menyampaikan bahwa pada bulan Mei 2022 sudah memasuki masa purna tugas baik sebagai guru maupun kepala sekolah. 

Tri Hastuti sebagai narasumber KKG kali ini menyampaikan materi dengan jelas dan gamblang. Guru SD Negeri Mojoroto ini menyampaikan bahwa seperti yang telah diketahui bersama, tembang dolanan dan macapat selain bersifat menghibur namun mempunyai makna filosofi yang dalam utamanya tentang berbagai petuah atau nasihat dalam menjalani kehidupan. Diharapkan pitutur luhur yang terkandung di dalamnya tidak punah hilang dimakan zaman. Sehingga diperlukan regenerasi secara berkesinambungan untuk melestarikannya. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan menyisipkan dalam pembelajaran. Tri Hastuti juga mengajak seluruh peserta untuk menyanyikan beberapa tembang dolanan sehingga suasana KKG terasa semarak dan meriah. 

Dalam KKG kali ini, Siti Nurjanah selaku ketua KKG menyampaikan materi tambahan mengenai Kurikulum Merdeka yang sedang hangat-hangatnya dibahas diberbagai wilayah nusantara. Berbagai hal mengenai langkah-langkah implementasi Merdeka Belajar disampaikan Siti dengan mengambil poin-poin penting yang diperlukan untuk segera dilaksanakan. Siti menyampaikan perlunya gerakan serentak dari semua pihak untuk memulihkan pendidikan di Indonesia. Selain itu Siti juga menyampaikan bahwa materi-materi yang dibahas dalam KKG merupakan modal bagi guru untuk terjun ke dalam kelas, sedangkan bagaimana mengimplementasikan Merdeka Belajar bisa dipelajari lebih lanjut dalam komunitas praktisi. 

Kegiatan KKG ditutup dengan ice breaking dari Parno, kepala SD Negeri Kradegan dengan mengajak peserta menyanyikan tembang macapat pocung yang liriknya dibuat sedemikian rupa untuk menghapalkan kesebelas tembang macapat. Selain itu acara juga dituutp dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri.