Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Jarak Jauh Dimasa New Normal 

KKG PAI Kecamatan Pracimantoro melanjutkan Vicon KKG pada Rabu, 31 Maret 2021, melalui aplikasi Microsoft Teams. Hal ini dilaksanakan berkenaan dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Serta masih berlangsungnya pembelajaran jarak jauh sehingga memerlukan media pembelajaran berbasis informasi dan teknologi untuk menunjang kegiatan belajar anak dirumah.

Melanjutkan pada pertemuan sebelumnya yang membahas peraturan PJJ dimasa pandemi covid 19 serta proses dan tata cara penggunaan media pembelajaran yang tepat. Pertemuan secara daring kali ini dikuti 36 guru Pendidikan Agama Islam dari 42 GPAI keseluruhan di Kecamatan Pracimantoro. Dalam vicon kali ini  KKG PAI Kecamatan Pracimantoro yang bertugas sebagai host Amin Nurhidayat, dari SDN 2 Gambirmanis, dan moderator Mulatsih, dari SDN 4 Pracimantoro, sebagai narasumber Majid pengawas GPAI Kecamatan Pracimantoro. 

Pertemuan yang ke dua ini memfokuskan pada teknis PJJ mapel Pendidikan Agama Islam diawali dengan kelebihan dan kekurangan model pembelajaran jarak jauh baik dari segi guru, siswa maupun orang tua. Menanggapi hal tersebut maka sebagai guru Pendidikan Agama Islam, harus berinovasi semaksimal mungkin agar kekurangan Pembelajaran Jarak Jauh utamanya pada pendidikan karakter siswa dapat dipantau dan tidak membebani baik siswa maupun orang tua. Guru senantiasa mengingatkan siswa maupun orang tua baik dalam belajar maupun pada kegiatan keagamaan seperti shalat dan belajar membaca Al Qur’an. Guru hendaknya jangan hanya memberikan Penugasan Jarak Jauh yang membuat kejenuhan siswa dan orang tua, tetapi menggunakan media yang berbeda sesuai dengan materi seperti video, presentasi PTT yang dibuat oleh guru agar siswa lebih berkesan. 

 

Pada vicon kali ini dibuka sesi tanya jawab dan sharing/berbagi pengalaman antar guru dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh, khususnya terkait dengan media yang digunakan di sekolahnya masing-masing. Aris Mursidi mengajukan pertanyaan mengenai cara pengambilan nilai KI 1, KI 2 yaitu sikap sepiritual dan sikap sosial melalui Pembelajaran Jarak Jauh. Beliau nara sumber memberikan solusi agar menggunakan survey karakter dengan porto folio atau buku penghubung guru dan siswa.