Pembinaan GTT/PTT Kecamatan Batuwarno dan Karangtengah Berlangsung Interaktif

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan pembinaan bagi GTT dan PTT Kecamatan Batuwarno dan Karangtengah pada hari Senin, 2 November 2020. Pembinaan dilaksanakan secara luring dan daring, karena masih dalam masa pandemi. Luring bertempat di Gedung Ijabah Kecamatan Batuwarno dengan jumlah peserta dibatasi 50 orang. Masing-masing Kecamatan diwakili oleh 25 GTT/PTT, sedangkan GTT/PTT yang tidak mengikuti secara tatap muka, mengikuti kegiatan pembinaan melalui aplikasi zoom yang terkoneksi dengan live streaming youtube. Jumlah total GTT/PTT Kecamatan Batuwarno ada 71 orang dan Kecamatan Karangtengah 95 orang. Pelaksanaan secara daring dibagi menjadi 2 pos untuk Kecamatan Batuwarno di Auala Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan Batuwarno dan SMP Negeri 1 Batuwarno. Kecamatan Karangtengah dibagi menjadi 3 pos, yaitu di SMP Negeri 3 Karangtengah, SD Negeri 3 Ngambarsari, dan SD Negeri 4 Temboro. Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan Batuwarno dan Karangtengah juga ikut hadir.

Pembinaan GTT/PTT diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 stanza, dilanjutkan laporan penyelenggaraan oleh Kepala Seksi PTK SMP Drs. Tarmo, M.Pd. Pembinaan GTT/PTT yang pertama disampaiakan oleh Kepala Bidang PTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Retno Puspitorini, SH., M.Hum yang menyampaikan perihal tugas di bidang PTK yakni melakukan penataan kepegawaian yang terkait dengan PNS dan Non PNS serta bagaimana menjaga keseimbangan dalam peningkatan kinerja guru. Keberadaan GTT/PTT belum mencukupi kebutuhan dan kekurangan guru di Kabupaten Wonogiri. Data jumlah PNS Guru di Kabupaten Wonogiri periode bulan Oktober Tahun 2020 untuk jenjang SD yakni 2.996 dan SMP 1.611. Jumlah kebutuhan guru di jenjang SD adalah 6.881, jadi kekurangan guru di jenjang SD berjumlah 3.885 guru. Kemudian di jenjang SMP jumlah kebutuhan guru 2.125 untuk semua mapel, sehingga kekurangan guru yang dibutuhkan di jenjang SMP berjumlah 550. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri mengupayakan peningkatan kesejahteraan GTT/PTT di Kabupaten Wonogiri salah satunya dengan mengusulkan dana bantuan di masa pandemi Covid – 19 kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Pembinaan yang kedua disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Dr. Dra. Yuli Bangun Nursanti, M.Pd. tentang bagaimana peran guru di abad 21 ini semakin komplek. Guru harus bisa mengikuti perkembangan ICT yang semakin pesat, sehingga guru dapat mengikuti teknologi yang serba canggih di masa kini. Guru harus mempunyai 4 kompetensi yang harus dikuasai, yakni kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepriadian. Motivasi diberikan kepada GTT/PTT yang telah lama mengabdi namun sampai sekarang belum dapat diangkat menjadi PNS. GTT/PTT dituntut untuk kreatif mengolah potensi dirinya sehingga dapat meningkatkan penghasilannya di luar kesejahteraan GTT/PTT.

 

Pembinaan GTT/PTT dapat terselenggara dengan baik dibantu oleh Eko Siswanto, S.Pd. Tim Kreatif dan Pengembang Konten Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri. Acara berlangsung sangat interaktif pada sesi tanya jawab, tidak hanya yang berada di Gedung Ijabah namun yang berada di pos pelaksanaan daring juga aktif bertanya. Di penghujung pembinaan, bersama-sama menyanyikan lagu “Himne Guru” dan “Jasamu Guru” dipimpin oleh Kepala Seksi PTK SD Steffany Agung Sedayu, S.Sos.