MGMP PPKn Berkolaborasi Selenggarakan KKG Penyusunan Best Practice

MGMP PPKn Subrayon 01, 02, 03, 04, dan 05 Kabupaten Wonogiri berkolaborasi menyelenggarakan KKG Paket 6 In 1 dengan tema “Pengembangan Diri dalam PKB – Penyusunan Laporan Best Practice”. KKG ini dilaksanakan secara virtual melalui Microsoft Teams pada Rabu 13 Oktober 2021 dimulai pukul 09.00 WIB diikuti semua guru mata pelajaran PPKn yang tergabung pada MGMP PPKn Subrayon 01, 02, 03, 04, dan 05 Wonogiri. Host dari MGMP Subrayon 01 dan moderator dari MGMP Subrayon 03. KKG hari ini merupakan puncak akhir dari kegiatan yang telah direncanakan sebanyak 4 kali pertemuan, terdiri atas kegiatan In1 tanggal 13 Oktober 2021, On 1 tanggal 16 Oktober 2021, On 2 tanggal 21 Oktober 2021, dan In 2 tanggal 27 Oktober 2021. Host kegiatan, Ningtyas Kusumastuti, Ketua MGMP PPKn Subrayon 01 mengawali dengan menyapa peserta yang bergabung pada room meeting. Selanjutnya kegiatan dipandu oleh Juwariyah, Ketua MGMP PPKn Subrayon 03 selaku moderator. Moderator mengawali kegiatan dengan menyampaikan susunan acara kegiatan. Moderator mulai membuka kegiatan dan memanjatkan doa kemudian acara dilanjutkan dengan mendengarkan lagu Indonesia Raya 3 stanza. Acara berikutnya sambutan dari ketua MGMP PPKn Rayon Wonogiri, Didik Setyanto AP.

Narasumber pada kegiatan inti adalah Kepala Seksi PTK SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Tarmo. Beliau menjelaskan bahwa karya tulis guru yang berisi pengalaman terbaik dalam proses pembelajaran salah satunya adalah laporan best practice. Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa best practice merupakan sebuah publikasi ilmiah yang memaparkan praktik terbaik dalam mengatasi masalah pendidikan pada sekolah selama melaksanakan tugas serta menggambarkan permasalahan nyata yang terdapat pada sekolah dan tidak terlalu terlalu luas. Best practice harus bersifat ilmiah dan rasional, yaitu sesuatu yang masuk akal dan terjangkau oleh penalaran manusia; empiris, yaitu menggunakan cara-cara tertentu yang dapat diamati orang lain dengan menggunakan panca indera manusia; dan sistematis, artinya menggunakan proses dengan langkah-langkah tertentu yang bersifat logis.

Beliau juga memaparkan bahwa best practice dinyatakan memenuhi kriteria inovatif apabila hasil yang dicapai mengandung ide kebaruan atau hasil pengulangan/peniruan yang dimodifikasi. Laporan best practice kepala sekolah dinyatakan memenuhi kriteria keberhasilan lestari (sustainable), apabila cara penyelesaian masalah menggambarkan rangkaian kegiatan yang jelas sehingga dapat dilakukan pengulangan oleh kepala sekolah lain; dan  hasil yang dicapai bersifat berkesinambungan (bukan sesaat). Selanjutnya beliau memaparkan kerangka isi best pracitice.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari peserta KKG. Setelah sesi tanya jawab berakhir moderator memberikan kesempatan closing statement kepada narasumber. Pada sesi penutup, moderator menyampaikan rangkuman dari rangkaian acara yang telah dilaksanakan. Rangkaian acara KKG telah terlaksana dan akhirnya moderator mengakhiri kegiatan KKG Paket 6 dengan mengucapkan terima kasih kepada narasumber dan peserta KKG. Kegiatan inti ditutup moderator dan dikembalikan kembali kepada host. Host mengucapkan terima kasih kepada moderator yang telah memandu kegiatan inti dari awal sampai akhir kegiatan. Tak lupa juga disampaikan ucapan terima kasih kepada narasumber yang berkenan berbagi ilmu dalam penyusunan best practice. Akhirnya rangkaian kegiatan ditutup dengan bacaan hamdalah dan doa syukur karena dapat terlaksana dengan lancar dan semoga memberikan manfaat kepada guru-guru mata pelajaran PPKn pada khususnya dalam penyusunan laporan best practice.