MGMP IPS Subrayon 03 Baturetno Kupas Pemanfaatan Quizizz

MGMP IPS Subrayon 03 Baturetno kembali melaksanakan KKG pertemuan pertama Kegiatan Kolektif Guru (KKG) paket 3 (Kamis, 29/4/2021). Pertemuan yang dilaksanakan secara virtual melalui microsoft teams ini mengangkat tema “Pemanfaatan Aplikasi Quizizz sebagai Media Pembelajaran”. Tema ini dipilih karena, berdasarkan survey para guru menginginkan pembuatan media pembelajaran yang menarik bagi peserta didik sebagai materi KKG. Quizizz merupakan aplikasi yang relatif mudah untuk dipelajari dan dimanfaatkan sebagai media pembelajaran terutama untuk PJJ.

Kegiatan dilaksanakan dalam suasana berpuasa, tetapi tidak menyurutkan semangat para guru untuk mengikuti kegiatan rutin ini. Terbukti, kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 40 guru mata pelajaran IPS di Subrayon 03 Baturetno. Hadir pada kesempatan ini Koordinator MGMP IPS Subrayon 03, Ag. Sarwo Edy. Sekitar pukul 08.30 WIB kegiatan dimulai, dipandu oleh moderator, Indiyah Wulan Hidayati dari SMP Negeri 1 Baturetno. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza, dilanjutkan dengan pembukaan dan doa yang dipimpin langsung oleh moderator. Acara berikutnya adalah sambutan Koordinator MGMP IPS Subrayon 03 Baturetno, Ag. Sarwo Edy. Dalam sambutannya beliau mengajak kepada seluruh guru IPS di Subrayon 03 Baturetno untuk selalu bersemangat mengikuti kegiatan KKG karena selain untuk penilaian SKP, juga untuk menambah ilmu dan wawasan serta meningkatkan kompetensi.

Usai sambutan dari Koordinator MGMP IPS Subrayon 03 Baturetno, acara berikutnya adalah penyampaian materi “Pemanfaatan Aplikasi Quizizz sebagai Media Pembelajaran” oleh  Kavinji,  dari SMP Negeri 1 Baturetno.  Beliau menyampaikan materi secara sistematis, jelas dan mudah dipahami. Bukan sekedar teori, Beliau juga memberikan contoh dengan praktik secara langsung yang bisa diikuti oleh para guru peserta KKG. Setelah penyampaian materi, dilanjutkan dengan tanya jawab yang dipandu oleh moderator. Pada sesi tanya jawab ini, peserta ada yang meminta agar materi yang telah disampaikan ditayang ulang disertai praktik. Hal ini dikarenakan banyak yang tidak bisa mengikuti secara utuh karena terkendala oleh sinyal.