MGMP IPS Subrayon 03 Baturetno Jumpa Darat Belajar IKM

MGMP IPS Subrayon 03 Baturetno kembali melaksanakan Kegiatan Kolektif Guru (KKG) pada hari Kamis, 4 Agustus 2022. KKG yang telah memasuki paket kelima ini dilaksanakan secara luring. Tema yang diangkat pada KKG Paket 5 ini merupakan tema yang masih sangat hangat yaitu “Implementasi Kurikulum Merdeka”. Bertindak sebagai narasumber pada kegiatan ini, Witono, yang telah memiliki banyak pengalaman terutama di bidang pendidikan. Dengan demikian diharapkan peserta KKG mendapatkan informasi dari sumber yang terpercaya.

Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu rumah makan di Baturetno ini dihadiri kurang lebih 40 peserta yang berasal dari berbagai sekolah jenjang SMP di Subrayon 03 Baturetno. Sekitar pukul 09.00 WIB kegiatan dimulai. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh moderator, Dwi Setiyaningsih, dilanjutkan dengan sambutan Ketua MGMP IPS Subrayon 03 Baturetno,  Nur Kholis Sidiq. Dalam sambutannya disampaikan bahwa KKG Paket 5 mengangkat tema yang berkaitan dengan “Implementasi Kurikulum Merdeka” dengan harapan guru-guru IPS di Subrayon 03 Baturetno paham tentang IKM, yang merupakan salah satu kebijakan yang diambil dari rangkaian Merdeka Belajar. Setelah sambutan ketua MGMP, dilanjutkan sambutan oleh koordinator MGMP IPS Subrayon 03 Baturetno, Ag. Sarwo Edi. Dalam sambutannya, Sarwo Edi mengapresiasi kegiatan kolektif guru MGMP IPS Subrayon 03 Baturetno yang telah memasuki paket 5. Disampaikan pula pentingnya tema pada KKG kali ini sebagai sesuatu yang baru. Pembukaan secara resmi dilakukan di akhir sambutan.

Setelah dibuka, memasuki acara inti yang disampaikan oleh narasumber Witono. Di awal penyampaian materi, narasumber menyampaikan dasar kebijakan pelaksanaan IKM. IKM merupakan rangkaian dari kebijakan Merdeka Belajar yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Karena luasnya materi tentang IKM, narasumber membatasi pembahasan pada kegiatan kali ini tentang Capaian Pembelajaran (CP) pada mata pelajaran IPS. Secara sederhana CP bisa didefinisikan sebagai kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta didik pada setiap tahap perkembangan peserta didik untuk setiap mata pelajaran pada satuan pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Capaian pembelajaran memuat sekumpulan kompetensi dan lingkup materi yang disusun secara komprehensif dalam bentuk narasi. CP mata pelajaran IPS kelas 7 sampai 9 masuk pada fase D.

Dalam kesempatan ini narasumber juga menyampaikan tentang P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) yang merupakan ciri khusus dari pelaksanaan IKM. P5 ini merupakan bagian dari struktur Kurikulum Merdeka selain pembelajaran intrakurikuler. P5 merupakan pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung sesuai dengan karakteristik lingkungan sekitar agar anak memiliki kompetensi global dan berperilaku yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan pendekatan proyek yang disarankan dalam pengembangan P5 dapat diawali dengan melakukan observasi atau penyelidikan tentang topik-topik yang dipilih anak sesuai dengan minat dan kebutuhannya masing-masing.

Di sela-sela penyampaian materi banyak muncul pertanyaan dari peserta. Hal ini karena IKM ini merupakan sesuatu yang baru, yang belum banyak dipahami. Bahkan sampai akhir kegiatanpun masih banyak pertanyaan muncul, yang menunjukkan bahwa peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Akan tetapi karena waktu semakin siang kegiatan harus diakhiri. Pembelajaran tentang IKM masih akan dilaksanakan walaupun lewat dunia maya.