MGMP IPS Subrayon 03 Baturetno Bedah IKM

MGMP IPS Subrayon 03 Baturetno melaksanakan Kegiatan Kolektif Guru pada Kamis, 21 Juli 2022. Kegiatan yang telah memasuki Paket 4 ini dilaksanakan secara daring dengan tema Assesmen Kompetensi Minimum. Bertindak sebagai narasumber pada kegiatan ini, Witono, Kepala SMP Negeri 1 Bulukerto. Narasumber ini juga aktif mengikuti berbagai kegiatan  terutama yang berkaitan dengan pendidikan, salah satunya adalah sebagai salah satu Pengajar Praktik atau Pendamping Guru Penggerak pada Program Pendidikan Guru Penggerak.

Kegiatan yang dilaksanakan dari pangkalan sekolah masing-masing ini dihadiri kurang lebih 40 peserta yang berasal dari berbagai sekolah jenjang SMP di Subrayon 03. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh moderator, Indiyah Wulan Hidayati dilanjutkan dengan sambutan Ketua MGMP IPS Subrayon 03 Baturetno, Nur Kholis Sidiq. Dalam sambutannya, Nur Kholis menyampaikan bahwa KKG Paket 4 mengangkat tema yang berkaitan dengan Asesmen Kompetensi Minimum dengan harapan para guru IPS di Subrayon 03 Baturetno paham tentang Asesmen Kompetensi Minimum.

Pada kegiatan ini, narasumber menyampaikan dasar kebijakan pelaksanaan AKM yaitu atas dasar Hasil Rapat Terbatas Pembahasan UN, 24 Maret 2020 yang tertuang di dalam ‘Surat Edaran Menteri Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyeberan corona virus disease (Covid-19)‘. Narasumber menyampaikan hubungan antara asesmen, evaluasi, pengukuran dan tes. Asesmen dalam hal ini dinyatakan sebagai suatu cara yang tepat untuk mengungkap proses dan kemajuan belajar. Asesmen dapat memberikan umpan balik secara berkesinambungan tentang siswa untuk perbaikan pembelajaran. Sementara itu evaluasi dinyatakan sebagai pemberian nilai (judgement) terhadap hasil belajar berdasarkan data yang diperoleh melalui asesmen. AKM mengukur kompetensi kecakapan hidup yang merupakan hasil belajar murid lintas beragam mata pelajaran. Oleh karena itu, keberhasilan di AKM tidak melalui proses drilling soal-soal berbagai mata pelajaran. Satuan pendidikan diharapkan mewujudkan proses pembelajaran yang mendorong terbangunnya kompetensi serta karakter murid. Untuk mengenalkan murid pada beragam format soal AKM serta aplikasi AKM, Kemdikbud akan menyelenggarakan simulasi serta gladi bersih. Satuan pendidikan diharapkan aktif mengikuti simulasi dan gladi bersih sebagai upaya menyiapkan murid menghadapi AKM. AKM merupakan bagian dari AN (Asesmen Nasional), disamping Survey Karakter dan Survey Lingkungan Belajar. Sementara itu AKM sendiri terdiri dari dua unsur yaitu literasi membaca dan literasi numerasi. Di akhir penyampaian materi, narasumber menyampaikan contoh-contoh soal literasi membaca dan literasi numerasi.

Kegiatan diakhiri dengan tanya jawab interaktif agar terjadi komunikasi antara narasumber dengan peserta. Peserta sangat antusias pada kegiatan ini, terbukti banyak peserta yang mengajukan pertanyaan. Selain itu ada juga peserta yang membagikan pengalamannya baik terkait secara langsung dengan AKM ataupun pengalaman dalam pembelajaran secara umum. Semua pertanyaan dan sharing ditanggapi dengan penuh semangat oleh narasumber sehingga mampu memberikan pencerahan bukan hanya bagi penanya namun juga bagi seluruh peserta.