MGMP IPS Subrayon 02 Gelar Kegiatan Kolektif Guru (KKG) Secara Daring

MGMP IPS Subrayon 02 Wuryantoro mengadakan Kegiatan Kolektif Guru (KKG) secara daring (Kamis, 25/2/2021). Kegiatan yang mengambil tema “Memilih Model Pembelajaran di Era PJJ” ini, menghadirkan narasumber Sularno, Pengawas Sekolah Utama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri. Hadir sebagai moderator Susanto, Guru IPS SMP Negeri 1 Manyaran.

Acara yang dihadiri oleh 32 guru IPS se-Subrayon 02 Wuryantoro ini, diawali dengan mendengarkan lagu Indonesia Raya tiga stanza. Kemudian dilanjutkan prakata dari ketua MGMP IPS Subrayon 02 Wuryantoro. Waryana menyampaikan bahwa KKG yang dilaksanakan ini merupakan salah satu dari lima paket KKG yang direncanakan dalam program kerja MGMP IPS tahun 2021. Tiap paket KKG dilaksanakan tiga kali pertemuan. Sehingga dalam satu tahun bisa mengadakan pertemuan sebanyak lima belas kali. Lebih lanjut Waryana menyampaikan bahwa KKG paket 1 ini akan dilaksanakan setiap hari Kamis, yaitu tanggal 25 Februari, 4 Maret dan 18 Maret 2021. Peserta diharapkan dapat mengikutinya dengan baik, agar mendapatkan manfaat dari kegiatan ini.

Sularno selaku narasumber, memulai paparan materi dengan menyampaikan dasar hukum berupa Undang-Undang, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, juknis dan peraturan lain yang terkait. Dengan gayanya yang khas, Sularno menjelaskan materi –materi lewat slide pada PPT. Menurut beliau, yang perlu dipahami pada era PJJ ini adalah pelaksanaan pembelajaran yang disederhanakan, tetapi ketentuan mengenai peraturan penilaian yang telah berlaku tidak diadakan perubahan atau ada ketentuan peraturan baru yang membatalkan ketentuan peraturan penilain yang lama. Selanjutnya tentang model pembelajaran, pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 103 Tahun 2014 disebutkan bahwa model pembelajaran merupakan suatu bentuk pembelajaran yang memiliki nama, ciri, sintak, pengaturan dan budaya, misalnya discovery learning, problem-based learning, project-based learning, inquiry learning. Seterusnya satu demi satu model pembelajaran tersebut dibahas. Hubungannya dengan PJJ, beliau menegaskan bahwa guru harus tetap profesional dalam memilih model pembelajaran serta mengajak secara nurani tidak melakukan pembodohan terhadap peserta didiknya. Guru harus melaksanakan tugas sesuai ketentuan yang masih berlaku seperti biasanya. Contohnya pada kenaikan kelas harus memenuhi ketentuan kreteria kenaikan kelas dan lain-lain.

Setelah paparan materi oleh narasumber dilanjutkan sesi tanya jawab dan diakhiri dengan pembagian tugas mengerjakan tagihan yang diberikan oleh narasumber. Rencana tagihan akan dipresentasikan dan dievaluasi oleh narasumber pada pertemuan ketiga nanti. Acara ditutup oleh moderator dengan doa bersama.