MGMP IPS RAYON WONOGIRI MENGGELAR WEBINAR SERIES    DENGAN MATERI” FLIPPED CLASSROOM SEBAGAI ALTERNATIF MODEL PEMBELAJARAN PTM TERBATAS”

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas, MGMP IPS Rayon Wonogiri mengadakan Webinar pada hari Jumat, 2 Juli 2021. Webinar ini dimulai jam 08.45 dengan  menghadirkan Sabar Sumarwanto,S.Pd, guru IPS SMP Negeri 1 Selogiri sebagai moderator, selaku pemateri  Waryana, guru IPS SMP Veteran 1 Manyaran dan peserta webinar adalah guru-guru IPS se-kabupaten Wonogiri.

Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pengantar dari pengurus MGMP IPS Rayon Wonogiri. Sabar Sumarwanto (Sekretaris MGMP IPS Rayon) mewakili pengurus menyampaikan terimakasih kepada seluruh anggota MGMP IPS yang telah bersedia mengikuti Webinar. Webinar hari ini adalah webinar pertama dari serangkaian webinar series yang diprogramkan. Tema yang diangkat dalam webinar disesuaikan dengan kebutuhan saat ini. Yaitu persiapan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas dan Pembelajaran Jarak Jauh. Maka Materi yang relevan adalah model-model pembelajaran dan media pembelajaran yang interaktif. Sesuai dengan slogan  MGMP IPS Berbagi, maka diharapkan  anggota MGMP yang mempunyai materi berkenan menjadi narasumber kegiatan Webinar Series ini.

Selanjutnya Waryana memulai paparannya dengan menyampaikan data banyak kendala yang dihadapi siswa selama pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh(PJJ). Antara lain siswa tidak bisa konsentrasi(75%), terkendala jaringan internet(56%), kurang bersemangat(50%), belum mampu mengoperasikan media, dan lain-lain. Banyaknya kendala ini berdampak rendahnya capaian belajar siswa, di samping masih banyak dampak negative yang lain. Namun juga harus diakui bahwa adanya wabah covid 19 juga berdampak positif bagi dunia pendidikan. Antara lain memacu percepatan transformasi pendidikan dan munculnya kreativitas tanpa batas.

Tentang Flipped Classroom, Waryana menyampaikan bahwa model pembelajaran ini digadang yang sesuai  pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas. Intinya Model Flipped Classroom adalah mode pembelajaran dimana siswa ketika di rumah mengerjakan apa yang biasanya dilakukan di kelas, yaitu mempelajari materi yang telah dikirim oleh guru, sementara ketika di kelas, siswa mengerjakan apa yang biasanya dilakukan di rumah, yaitu mengerjakan tugas atau menyelesaikan masalah. Model ini cocok dilaksanakan masa Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, dimana ketika di rumah siswa mempunyai banyak waktu untuk mempelajari materi, tetapi tidak dibebani tugas rumah yang menumpuk. Sementara ketika di kelas dengan waktu yang terbatas, digunakan untuk mengerjakan LKPD, berdiskusi atau presentasi.

Langkah pelaksanaan Model pembelajaran Flipped Classroom, diawali guru mengirim materi berbentuk video pembelajaran atau media yang menarik disertai quis online dan LKPD sebelum kegiatan tatap muka di kelas. Siswa mempelajari materi, mencatat hal-hal yang belum dipahami