MGMP BAHASA JAWA SUB RAYON 04 DAN SUB RAYON 05 GELAR WORKSHOP “PEMETAAN KI, KD DAN REVIEW RPPJJ ADAPTIF” SECARA LURING

Bertempat di SMP Negeri 1 Slogohimo, workshop MGMP Bahasa Jawa kolaborasi antara Sub Rayon 04 Jatisrono dan Sub Rayon 05 Purwantoro telah terlaksana pada Kamis, 24 September 2020. Pertemuan yang dilaksanakan secara tatap muka tersebut tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Tetap jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dan pengukuran suhu tubuh menjadi hal wajib dalam pertemuan.

Diawali dengan pembacaan geguritan dari Pak Broto (Guru SMP Negeri 1 Slogohimo) dengan judul “Pamulang” karya Budi Setiawan, membuat workshop terasa greget untuk diikuti. Adapun pengisi materi adalah Bapak Haryanto, S.Pd. (Pengawas SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri), Bapak Suliyanto, S.Pd., M.Pd. (Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Puhpelem), dan Bapak Sarno, S.Pd. (Pengurus MGMP Bahasa Jawa Rayon Wonogiri).
Pertemuan yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 tersebut membahas tentang pemetaan KI, KD, dan Review RPPJJ adaptif. Hal tersebut sesuai dengan keadaan wabah Covid-19 yang sedang dialami di negara Indonesia. Materi kurikulum yang tertera dalam kurikulum 2013, keluaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tampaknya harus diubah, disesuaikan dengan keadaan saat ini.


Kesepakatan yang diambil adalah adanya penyesuaian materi dari beberapa KD pembelajaran Bahasa Jawa. Seperti KI 3 (ranah pengetahuan) untuk KD yang digunakan masih sama, akan tetapi ada materi yang dipangkas. Untuk materi tembang, baik kelas 7, 8, maupun 9, hanya diambil 4 pada (bait) saja. KI 4 (ranah keterampilan) masih menggunakan KD yang sama juga, akan tetapi pelaksanaanya lebih mengutamakan pada KI 3 (ranah pengetahuan). Hal tersebut disesuaikan dengan keadaan sekarang, dimana siswa melaksanakan pembelajaran secara daring. Guru sangat terbatas untuk mengamati keterampilan siswa, dan siswa juga mengalami kesulitan untuk melaporkan. Meskipun kurikulum bahasa Jawa di masa pandemi perlu penyesuaian, akan tetapi para guru Bahasa Jawa di Sub Rayon 04 dan Sub Rayon 05 telah berkomitmen untuk bersama-sama membenahi substansi dari kurikulum Bahasa Jawa sesuai dengan perkembangan.