MGMP Bahasa Inggris Subrayon 02 Kupas Media Pembelajaran Game Interaktif

MGMP Bahasa Inggris Subrayon 02 kembali menggelar KKG paket 2 pertemuan pertama pada Selasa, 24 Mei 2022 pukul 10.00-12.00 secara daring yang diikuti oleh sekitar 150 peserta. Kegiatan ini terselenggara kembali setelah mengalami jeda selama kurang lebih satu bulan penuh karena sebagian besar peserta sedang menjalankan ibadah puasa. Bertindak sebagai host dalam kegiatan ini, Vivin Nurleni guru Bahasa Inggris SMP Negeri 1 Eromoko, sedangkan moderator oleh Marlina Tri Handari, guru Bahasa Inggris SMP Negeri 4 Pracimantoro. Duet kompak ini mampu memandu jalannya kegiatan dengan baik sehingga semuanya bisa berjalan lancar dan minim kendala.

Acara dibuka secara resmi oleh Pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Sularno. Narasumber pada kegiatan ini Totok Aris Pujo Endriyatno menyampaikan tema Media Pembelajaran Game Interaktif. Beliau membahas berbagai macam game yang bisa digunakan dalam pembelajaran Bahasa Inggris bersifat interaktif, diantaranya: Match Up, Balloon Pop, Crossword, Quiz, dan lain sebagainya untuk aplikasi gratisnya. Sedangkan untuk fitur yang lebih komplit peserta disarankan untuk menggunakan aplikasi pro dengan segala kelebihannya. Dengan gaya penyampaiannya yang khas, Pak Totok demikian panggilan akrabnya menyampaikan materi secara gamblang dan diikuti secara antusias oleh seluruh peserta. Meskipun masih dalam pertemuan pertama, sebagaian besar peserta sudah berhasil membuat media pembelajaran sederhana berbasis game dalam bentuk Match Up.

“Kegiatan semacam ini harus dilakukan secara berkesinambungan dengan tema yang harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan kekinian. Model belajar peserta didik yang mengalami masa transisi dari PJJ ke PTM ini membutuhkan sebuah model pembelajaran yang bisa membuat proses transisi perubahan gaya belajar menjadi lebih smooth. Anak yang selama ini dalam PJJ terbiasa sambil bermain, dalam situasi yang tidak resmi, tiba-tiba harus melaksanakan pembelajaran yang formal, tidak sambil bermain. Jika hal ini dipaksakan secara frontal, maka akan terjadi shock dalam jiwa anak. Tema yang dipilih dalam pertemuan, ini sudah tepat dan solutif untuk mengatasi masalah tersebut,” ujar Sularno, Pengawas SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri.

“Selamat berkegiatan, teman-teman guru Bahasa Inggris sewilayah Kabupaten Wonogiri, semoga kegiatan ini dilaksanakan bukan hanya sekadar sebagai penggugur kewajiban, akan tetapi dilaksanakan dengan sepenuh hati sehingga akan banyak manfaat yang bisa kita petik untuk membuat suasana pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan untuk anak didik kita,” imbuh Wiyono, Koordinator MGMP Bahasa Inggris Subrayon 02 Wuryantoro.