MGMP Bahasa Indonesia Subrayon 02 Kupas Soal Literasi Teks Informasi

MGMP Bahasa Indonesia Subrayon 02 Wuryantoro melaksanakan Kegiatan Kolektif Guru (KKG) dengan Microsoft Teams. Kegiatan KKG Paket 2 pertemuan kedua ini diselenggarakan pada Kamis, 25 Maret 2021. Agenda kegiatan kali ini adalah pembahasan soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) literasi membaca teks informasi. Asih Sutantini dari SMP Negeri 2 Manyaran sebagai host menyapa para peserta. Kegiatan pagi ini dimulai pukul 08.00 WIB yang dipandu moderator Suwarni dari SMP Negeri 1 Manyaran. Sebagai koordinator MGMP Bahasa Indonesia, Joko Purwanto mengawali pertemuan dengan kata sambutan. Dalam sambutannya belaiu mengapresiasi kegiatan ini sangat bagus sebagai  ajang  kreasi anggota karena setiap pertemuan yang bertugas  bergantian. Beliau memotivasi peserta bahwa MGMP merupakan  wadah kegiatan dan angka kreditnya bisa digunakan untuk kenaikan pangkat. Harapan beliau semoga MGMP Bahasa Indonesia semakin maju dan kompak, senantiasa bekerja secara ikhlas, dan semua selalu sehat. Selanjutnya, Ketua MGMP Bahasa Indonesia Subrayon 02, Lilik Rusmiyatun dari SMP Negeri 2 Pracimantoro menyampaikan bahwa dengan bergantinya petugas pada setiap kegiatan, menunjukkan bahwa kegiatan ini dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Lilik mengajak semua anggota MGMP bahasa Indonesia di Subrayon 02 Wuryantoro berpartisipasi aktif agar pelaksanaan kegiatan ini berlangsung dengan lebih baik, terjadi sharing bersama sehingga kegiatan ini lebih bermanfaat bagi seluruh anggota.

Acara dilanjutkan dengan presentasi revisi soal AKM oleh presenter, yang pada pertemuan ini menampilkan dua presenter yaitu Suprapti dari SMP Negeri 2 Eromoko dan Ro’isah Mufidah dari SMP Gajah Mungkur 11 Pracimantoro. Kesempatan pertama, Suprapti mempresentasikan hasil revisi soal AKM literasi membaca teks informasi untuk bentul soal pilihan ganda kompleks, uraian, dan isian singkat. Dari hasil diskusi dengan peserta dapat disimpulkan bahwa masih perlu perhatian dalam hal pemilihan teks informasi yang sesuai untuk dijadikan sebagai bahan penulisan saol. Keefektifan kalimat dan penggunaan tanda baca pun masih menjadi sisi yang harus selalu menjadi perhatian. Kaidah penulisan soal pun masih ada yang terlewatkan.

Kesempatan selanjutnya tampil sebagai presenter kedua, Ro’isah Mufidah mempresentasikan revisi soal AKM literasi membaca teks informasi untuk bentuk soal pilihan ganda tunggal dan menjodohkan. Keefektifan kalimat kembali menjadi sorotan, selain pilihan teks juga harus disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa. Kaidah penulisan soal, penggunaan ejaan, dan tanda baca juga masih perlu perhatian apalagi sebagai guru bahasa Indonesia. Secara umum peserta lebih antusias dalam mengikuti jalannya kegiatan. Kegiatan pun berlansung dengan lancar. Pada pertemuan berikutnya akan dibahas soal AKM literasi membaca teks fiksi.