MGMP Bahasa Indonesia Selenggarakan Diklat PKB Menyusun Karya Inovatif

 MGMP Bahasa Indonesia Wonogiri mengadakan kegiatan In 1 Diklat Fungsional pada  Kamis,  9 September 2021 dengan materi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Menyusun Karya Inovatif. Kegiatan dilaksanakan secara virtual menggunakan platform Mocrosoft Teams diikuti 179 peserta guru Bahasa Indonesia di Kabupaten Wonogiri.  Kegiatan diawali dengan  laporan ketua panitia oleh Sriyono. Beliau menyampaikan tujuan diadakan diklat ini agar peserta dapat memahami PKB dan mampu menghasilkan produk bagi kepentingan kebutuhan angka kredit pada PD, PI, dan KI. Kegiatan ini diharapkan bisa memotivasi dan menjembatani peserta diklat untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki terkait karya inovatif untuk pengajuan PAK.

Acara selanjutnya sambutan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang diwakili oleh Kepala Bidang PTK, Retno Puspito Rini. Beliau mengapresiasi positif kedekatan emosional di antara koordinator, pengurus MGMP, dan anggota MGMP Bahasa Indonesia. Selain itu, dengan mengikuti kegiatan ini diharapkan peserta diklat mampu menghasilkan karya publikasi ilmiah atau karya inovatif sebagai produk kegiatan diklat. Beliau juga memaparkan materi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). PKB dilaksanakan dalam upaya mewujudkan guru yang profesional, bermartabat, dan sejahtera. PKB bagi guru memiliki tujuan agar dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Selain itu, memfasilitasi guru untuk terus memutakhirkan kompetensi yang mereka miliki, serta memotivasi guru untuk tetap memiliki komitmen melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai tenaga profesional. Komponen PKB terdiri atas pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan karya inovatif. “Diklat fungsional bagi guru adalah kegiatan guru dalam mengikuti pendidikan atau latihan yang bertujuan untuk meningkatkan keprofesian guru yang bersangkutan dalam kurun waktu tertentu. Diklat fungsional meliputi Kegiatan Kolektif Guru (KKG), presentasi pada forum ilmiah, dan publikasi ilmiah,” tambahnya.

Paparan materi selanjutnya oleh narasumber dari tim penilai angka kredit, Marseno Aji. Beliau menjelaskan seputar menyusun karya inovatif, mencakup pengertian, karakteristik, dan penilaiannya sesuai dengan Buku 4 dan Buku 5. Bidang cakupan karya inovatif terdiri atas menemukan teknologi tepat guna, menciptakan karya seni, membuat/memodifikasi alat pelajaran/peraga/praktikum, dan mengikuti pengembangan/penyusunan standar, pedoman soal dan sebagainya. “Mari Bapak ibu secara kreatif dan inovatif mencipta karya yang tentunya dapat bermanfaat untuk peserta didik dan dapat dinilaikan sebagai Karya Inovatif pada penilaian angka kredit,” ajaknya.

Acara dilanjutkan sesi tanya jawab yang dipandu moderator, Rina Istiqomah Kustanti. Banyak peserta vicon yang antusias menanyakan tentang materi yang disampaikan narasumber terkait penyusunan karya inovatif ini, antara lain tentang cipta karya seni, cerpen, puisi, fotografi, karya seni mural, video pembelajaran, dan lain-lain. Semua pertanyaan dijelaskan secara tuntas oleh narasumber. Di akhir kegiatan, pemateri memberi refleksi untuk peserta diklat, mengeluh hanya akan membuat hidup lebih tertekan, sedangkan bersyukur akan membawa kita pada jalan kemudahan. Setiap hari kita diberi peluang untuk melakukan yang terbaik. Untuk itu kita harus bisa memanfaatkan peluang yang ada dengan menciptakan karya yang bisa bermanfaat. Sebelum kegiatan berakhir, Ketua MGMP Bahasa Indonesia, Sriyono, menyampaikan dalam diklat ini akan ada forum pendampingan dan pembimbingan bagi peserta diklat PKB oleh narasumber dari tanggal 9-22 September 2021.