MGBK Gelar Pertemuan KKG Virtual di Akhir Tahun Pelajaran

MGBK SMP Subrayon 01 Wonogiri kembali menggelar Kegiatan Kolektif Guru (KKG) pada Sabtu (19 Juni 2021). KKG MGBK yang biasanya dilaksanakan setiap Selasa, kali ini dilaksanakan pada hari Sabtu diselaraskan dengan kesibukan kegiatan sekolah maupun luar sekolah yang begitu padat. Peserta kegiatan masih seperti pertemuan sebelumnya, yaitu guru BK subrayon 01, 02, 03, dan 05. Adapun narasumber pada KKG kali ini adalah Sumarno (Ketua MGBK SMP Rayon Wonogiri), Maryanto (Kepala SMPN 3 Satap Tirtomoyo), dan Hardiyo (Guru BK SMP Negeri 2 Ngadirojo). KKG dibuka oleh moderator tepat pukul 08.00 WIB dengan ucapan basmalah secara bersama.

Kegiatan dibuka Ketua MGBK Subrayon 01, Winoto (Guru BK SMPN 2 Nguntoronadi). Pada sambutannya beliau menekankan agar guru BK senantiasa aktif dalam mengikuti kegiatan, baik kegiatan oleh rayon maupun subrayon. Dengan mengikuti berbagai kegiatan MGBK diharapkan peserta senantiasa mampu meningkatkan profesionalitasnya sebagai guru bimbingan konseling.

Kegiatan selanjutnya pemaparan materi narasumber oleh Hardiyo, yaitu Evaluasi BK, Analisis dan Tindak Lanjut. Beliau mengatakan bahwa semua kegiatan pada bimbingan konseling itu akan dievaluasi, dianalisis, dan ada tindak lanjutnya. Hal ini dikarenakan bahwa kegiatan BK itu senantiasa berkesinambungan antara yang satu dengan yang lainnya. Evaluasi, analisis, dan tindak lanjut BK bertujuan untuk memperbaiki diri dalam penyusunan program BK selanjutnya.

Pemateri kedua adalah Sumarno, Ketua MGBK Rayon Wonogiri. Beliau melanjutkan materi berkenaan dengan administrasi bimbingan konseling. Pada kesempatan ini beliau menyampaikan tentang layanan kolaborasi yang melibatkan orang tua, wali kelas, guru mapel, maupun pihak terkait dengan tujuan menjalin hubungan baik dengan mereka sebagai mitra kerja, menggali berbagai data atau informasi, memperoleh komitmen penanganan permasalahan, dan sebagainya.

Pemateri berikutnya adalah Maryanto, Kepala SMPN 3 Satap Tirtomoyo. Beliau menyampaikan keterampilan dasar konseling individual. Hal ini terkait bahwa hubungan konseling haruslah ditandai dengan kehangatan, pemahaman, penerimaan, kebebasan, dan keterbukaan. Hal inilah yang diimplementasikan dalam berbagai teknik komunikasi, antara lain opening, acceptance, restatement, clarification, dan sebagainya. Kita sebagai guru BK yang profesional senantiasa meningkatkan diri untuk menguasai keterampilan tersebut. Hal ini bertujuan supaya mampu memberikan layanan konseling secara efektif.

Pada sesi tanya jawab, peserta dari SMP Negeri 1 Selogiri, Setyaningsih menanyakan hal yang berkenaan dengan evaluasi, analisis, dan tindak lanjut dalam kondisi pandemi ini. Narasumber Hardiyo memberikan penjelasan secara detail bahwa pada masa pandemi ini kita perlu menyesuaikan instrumen-instrumennya. Tepat pada pukul 11.30 WIB kegiatan ditutup oleh moderator Bambang WSNKH, guru BK SMPN 2 Ngadirojo dengan membaca hamdalah bersama-sama.