Lomba Karawitan Bagi Pelajar SD/MI sebagai Bentuk Pelestarian Seni Budaya

Dalam rangka peningkatan kualitas, memperluas wawasan dan membangkitkan pengalaman tertentu serta pengembangan implementasi kreativitas, kemampuan apresiasi siswa dalam bidang seni tradisional dapat diwujudkan melalui penyelenggaraan Lomba atau Festival. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui Bidang Kebudayaan mengadakan Lomba Karawitan bagi pelajar SD/MI. Kegiatan tersebut berlangsung di Museum Wayang Indonesia, Selasa (24/10/2023). Menghadirkan juri juri yang berkompeten di bidangnya, mereka merupakan dosen ISI Surakarta. Ada 3 juri yaitu Darno (Lektor), Wahyu Toyyib Pambayun (Asisten Ahli), dan Sigit Setiawan (Asisten Ahli).

Turut hadir pula Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sriyanto, yang juga memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatam lomba karawitan bagi pelajar SD. Beliau bepesan kepada para peserta didik yang hadir serta orang tua wali murid maupun guru pendamping, “bahwa ini adalah kesempatan emas dalam membentuk karakter dengan mengikuti festival/lomba karawitan tingkat kabupaten.” Harapannya semua elemen masyarakat secara luas agar dapat berkreasi, menambah wawasan, dan mengambil nilai-nilai positif yang selanjutnya akan memperkaya khasanah budaya bangsa khususnya di Kabupaten Wonogiri. Sehingga seni budaya karawitan ini dapat membumi di Kabupaten Wonogiri.

Ada 17 peserta dalam lomba karawitan pelajar tingkat SD/MI Tahun 2023. Juara 1 ( MI Al Alim (Honocoroko) Wonogiri) mendapat Piala dan uang pembinaan senilai Rp 5.000.000,00 , Juara 2 (SDN Pelem Jatisrono) mendapat Piala dan uang pembinaan senilai Rp 4.000.000,00 , dan Juara 3 (SDN 1 Slogohimo) mendapat Piala dan uang pembinaan senilai Rp 3.000.000,00. Selain Juara 1,2, dan 3 diberikan juga Juara Harapan yang masing-masing mendapat Piala dan uang pembinaan Rp 2.000.000,00 untuk Juara Harapan 1, 2,dan 3 (SDN 3 Gemawang Ngadirojo, SDN Sermpukerep Sidoharjo, dan SDN 1 Kerjo Kidul Ngadirojo).