Lomba Dalang Remaja di Gelar Museum Wayang Indonesia

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri melalui Bidang Kebudayaan (Museum Wayang Indonesia Wonogiri)  mengadakan Lomba Dalang Remaja yang berusia 13-18 tahun,  dihelat secara meriah pada tanggal 31 Oktober dan 1 November 2023. Sebanyak 6 peserta lomba unjuk kebolehan dalam seni memainkan boneka wayang kulit yang dibagi menjadi 3 penampil perhari dengan durasi waktu 90 menit.

Hadir sebagai juri ialah Blacius Subono (Solo), Puthut Wijanarko (Sragen) dan Anom Dwijo Kangko (Karanganyar). Pembukaan kegiatan ini diawali dengan sambutan oleh Kabid Kebudayaan, Eko Sunarsono. Beliau menyampaikan bahwa lomba dalang cilik merupakan salah satu wujud nguri-uri budaya jawa. “Pembentukan karakter sejak dini sangat diperlukan salah satunya di dunia seni budaya wayang kulit”, tegas beliau.

Dari hasil penilaian juri, juara 1 diraih Bramantya Pangestu Utama dengan alur cerita “Bima Labuh”. Juara 2 dan Juara 3 diraih oleh Egi Cahya Widi Utama dan Sahrul Oktavian. Masing-masing juara 1,2,dan 3 memperoleh piala dan uang pembinaan senilai, 5 Juta, 4 Juta, dan 3 Juta. Sedangkan juara harapan 1,2, dan 3 masing-masing diraih oleh Dhanur Probo Kusuma, Fauzi Ramadhani, dan Yovian Giri Utama dengan hadiah piala dan uang pembinaan 2 Juta.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan terhadap  generasi muda dalam upaya melestarikan budaya yang adiluhung. Terlebih lagi, wayang kulit sendiri sudah diakui sebagai warisan dunia oleh UNESCO, tentunya diharapkan bagi para generasi muda selain dituntut mampu beradaptasi dengan dunia modern juga tidak lupa untuk bisa nguri-uri budaya tradisional.