Kupas Tuntas Disiplin Positif KKG Matematika Subrayon 01 Wonogiri

Kegiatan Kolektif Guru (KKG) MGMP Matematika Subrayon 01 Wonogiri mengadakan kupas tuntas Guru Penggerak dengan topik Disiplin Positif yang dilaksanakan di SMP Negeri 6 Wonogiri pada 22 Februari 2023. Kegiatan Kolektif Guru ini dibuka oleh moderator Didik Meyono dari SMP IT Al Huda Wonogiri dengan membaca basmallah. Kegiatan diawali dengan doa menurut agama dan keyakinannya masing-masing. Beliau menyampaikan agar guru-guru di Subrayon 01 dapat meluangkan waktu untuk aktif mengikuti KKG.  

Sambutan yang pertama disampaikan oleh Gatot Wibowo selaku Ketua MGMP Matematika Subrayon 01 Wonogiri. Beliau menyampaikan selamat datang pada pertemuan KKG paket 2 pertemuan 1 dan mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberi nikmat sehat sehingga dapat melanjutkan pertemuan di KKG. Kemudian beliau juga mengingatkan agar peserta KKG di samping presensi Hadirku juga mengisi link presensi yang sudah dishare di grup MGMP matematika Subrayon 01 Wonogiri. Rencana KKG Paket 2 dilaksanakan 3 kali pertemuan dengan materi guru penggerak. Kemudian di paket 5 dengan materi penulisan soal wacana dari Ketua MGMP Subrayon 02 yang teknisnya akan dilaksanakan bersama dengan MGMP Subrayon 01.  

Uni Nuriyani dari SMP IT Al Huda Wonogiri sebagai pemateri mengupas tuntas tentang guru penggerak. Berawal dari beliau yang mencoba mendaftar sebagai guru penggerak Angkatan 7 dengan tahap-tahap seleksi diantaranya seleksi administrasi, simulasi mengajar dan wawancara.  Seiring berjalannya waktu beliau sudah menyelesaikan modul 1 yang terdiri dari 4 topik dan sekarang sudah memaski modul 2.1. Beliau juga memaparkan bahwa kotrak belajar seperti teori Ki Hajar Dewantoro yang mengibaratkan seorang petani yang bertugas menanam dan merawat padi. Seperti layaknya petani, peserta didik memiliki potensi yang tersembunyi yang didapat dari orang tuanya. Kita sebagai pendidik bertugas sebagai fasilitator mengembangkan potensi yang ada pada diri peserta didik dengan melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas berpedoman pada 5 teori kontrol diantaranya memahami pendapat orang lain, semua perilaku mempunyai tujuan, hanya Anda yang dapat mengontrol diri Anda, Anda tidak bisa mengontrol orang lain, kolaborasi dan konsensus menciptakan pilihan-pilihan baru dan berpikir menang.  

 Narasumber juga menegaskan bahwa peserta didik perlu mendapat penghargaan, program kebajikan (apresiasi) dan keyakinan kelas. Sebelum memulai pembelajaran diawal tahun pelajaran membuat suatu kontrak belajar (keyakinan kelas). Peserta KKG dikelompokkan menjadi 3 agar lebih menguasai materi tentang keyakinan kelas. Masing-masing kelompok bermain peran sebagai peserta didik dan guru. Peran sebagai murid menuliskan peraturan kelas, kesepakatan kelas (mengeliminir kalimat negatif) dan guru menuliskan nilai kebajikan yang merupakan elemen pada Profil Pelajar Pancasila.  

Peserta KKG sangat responsif dan aktif berdiskusi kelompok untuk membuat keyakinan kelas. Kemudian hasil diskusi kelompok dipresentasikan dan mendapat tanggapan positif dari peserta KKG sehingga menjadi diskusi yang menyenangkan. Beberapa peserta diantaranya sangat antusias juga dengan mengajukan pertanyaan kepada pemateri. Peserta KKG lebih memahami tentang prinsip keyakinan kelas dan diharapkan dapat mengimbaskan di sekolah masing-masing. 

 

1