Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan Wonogiri  Halalbihalal

Keluarga Besar Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan Wonogiri mengadakan kegiatan halalbihalal pada Rabu, 26 April  2023. Kegiatan yang diikuti oleh Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, Guru serta karyawan di lingkungan Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan Wonogiri.  

Pada pra acara, kegiatan dimeriahkan dengan penampilan musik Rebana dari SD Negeri 6 Wonogiri. Maksum, selaku pembawa acara membuka dengan membaca basmallah dan diikuti oleh seluruh peserta, selanjutnya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.  Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dalam kesempatan ini dibacakan oleh Fahrudin, selaku Kepala SDIT Al-Huda Wonogiri.  

Acara dilanjutkan dengan laporan ketua panitia Mahmud Mustofa, selaku Ketua KKG PAI dan BP Kecamatan Wonogiri.  Dalam laporannya  beliau menyampaikan bahwa terselengggaranya kegiatan halalbihalal ini adalah atas partisipasi dari seluruh tenaga pendidik dan kependidikan dilingkungan Kecamatan Wonogiri. Adapun kegiatan halalbihalal pada tahun ini mengangkat tema Dengan Saling Memafkan  dan Semangat Kekeluargaan Kita Bangun Kebersamaan yang Solid”.   

Kegiatan dilanjutkan dengan Ikrar permohonan maaf dari seluruh Kepala Sekolah, Guru dan Karyawan Se Kecamatan Wonogiri  yang diwakili oleh Sukiyatno, selaku ketua KKKS Kecamatan Wonogiri dan diterima oleh Pamudji, selaku Korwil Kecamatan Bidang Pendidikan.  

Acara inti halalbihalal Kecamatan Wonogiri ini diisi Tausiah oleh ustad Sarmun, Dalam tausiahnya Sarmun menyampaikan bahwa adanya halalbihalal karena adanya Ramadan. Sebagai umat islam kita merasa bahagia dengan merayakan hari raya Idul fitri, karena  telah menyelesaikan ibadah puasa di bulan Ramadan. Puasa Ramadan merupakan ibadah yang memiliki tujuan supaya membentuk manusia yang bertaqwa, sebagaimana yang termaktub di dalam firman Allah surat Al-Baqarah ayat 183. Kewajiban puasa juga telah ada pada umat-umat terdahulu, bahkan sejak Nabi adam sudah ada kewajiban puasa, hanya saja berbeda cara melaksanakan puasanya. Berdasarkan sejarah, puasa Ramadan diwajibkan kepada umat Nabi Muhammad pada tahun kedua Hijriyah. Tujuan puasa Ramadan adalah mewujudkan manusia yang bertaqwa. Adapun hasil dari taqwa adalah kembalinya manusia dalam kondisi suci, yang dalam Islam dimaknai Idul fitri.  

Sarmun juga menyampaikan bahwa semua manusia ingin hidup bahagia, baik di dunia maupun di akhirat. Adapun resep bahagia sesuai dengan sabda nabi ada empat, pertama memiliki istri yang solihah, yaitu istri yang jika dipandang menyenangkan, taat pada perintah suami, jika ditinggal suami menjaga kehormatan dan hartanya, kedua memiliki anak yang baik, dengan cara memberikan pendidikan yang baik, ketiga mempunyai teman yang baik, atau komunitas yang baik, dan ke empat adalah Rizki yang di dapat dari negerinya sendiri.   

Diakhir tausiahnya Sarmun mengatakan bahwa dengan halalbihalal kita saling memafkan, dan kita bangun keluarga masing-masing baik keluarga di rumah maupun di kantor, supaya kita mendapatkan kebahagian didunia dan di akhirat. Selanjutnya kegiatan ditutup dengan doa dan dilanjutkan kegiatan bersalaman dan saling maaf-memaafkan. Beliau juga berdoa agar seluruh keluarga besar Korwil Kecamatan Bidang Pendidikan Wonogiri memperoleh kebahagian di dunia dan di akhirat serta mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.