KKPS Kabupaten Wonogiri Gelar Pelepasan Purna Tugas Pengawas Tahun 2020

Pelepasan Purna Tugas Pengawas TK/SD/Penjasorkes Tahun 2020 di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri digelar di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri (Jumat, 8 Januari 2021).

Kegiatan yang diprakarsai oleh Pengurus KKPS Kabupaten Wonogiri tersebut dihadiri oleh seluruh Pengawas TK/SD/Penjasorkes se-Kabupaten Wonogiri sebanyak 84 orang. Dalam kesempatan tersebut juga dihadiri Ibu Dr. Dra. Yuli Bangun Nursanti, M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta segenap jajaran pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, antara lain : Drs. Sriyanto, M.M. (Sekretaris Dinas P dan K),  Gino, S.Pd.,S.I.P.,M.Pd. (Kabid. Dikdas), Retno Puspito Rini, S.H.,M.Hum. (Kabid. PTK), Yatto, S.Pd.,M.Pd (Kabid. PAUD dan PNF), dan Eko Sunarsono, S.Sn (Kabid. Kebudayaan).

Kegiatan diawali dengan pra acara berupa paparan singkat oleh Mahmud Yunus, S.Pd. Kepala SD Negeri 1 Wonogiri, juga sebagai Ketua KKKS Kabupaten Wonogiri yang menyampaikan informasi melalui tayangan video Simulasi Pembelajaran Tatap Muka di masa pandemi Covid-19. Dimana hal tersebut merupakan tahapan yang harus dilakukan oleh satuan pendidikan dalam menyikapi kebijakan pemerintah terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

Memasuki acara inti, Drs. Mulyatno, M.Pd. selaku Ketua KKPS Kabupaten Wonogiri dalam laporannya menyampaikan bahwa pengawas sekolah yang telah memasuki masa purna tugas pada tahun 2020 sebanyak 22 orang, terdiri dari : 19 orang pengawas telah mencapai batas usia 60 tahun, 1 orang pengawas meninggal dunia, dan 2 orang pengawas yang mendapat perpanjangan masa kerja, yaitu : Drs. Suharno Prihutomo, M.Pd. (Pengawas TK/SD Korwilcambiddik Selogiri) dan Drs. Nurhadi, M.Pd (Korwilcambiddik Baturetno). Sebagaimana telah ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS bahwa bagi ASN yang memangku pejabat fungsional ahli utama (memiliki pangkat IVC) batas usia pensiun adalah 65 tahun.

Selanjutnya, Drs. Mulyatno, M.Pd juga menyampaikan beberapa poin keberhasilan yang telah dicapai terkait realisasi Program Kerja KKPS Kabupaten Wonogiri. Salah satunya adalah keberhasilan KKPS Kabupaten Wonogiri yang kerap menjadi Juara Umum di ajang Pekan Olahraga Pengawas Sekolah (PORWAS) se-eks Karesidenan Surakarta. Sebelumnya, penyelenggaraan PORWAS yang telah dirintis KKPS Kabupaten Wonogiri tersebut telah menginspirasi KKPS se-Solo Raya, sehingga PORWAS menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan secara bergiliran di tujuh Kabupaten/Kota yang berada di wilayah eks Karesidenan Surakarta.

Dalam acara Pelepasan Purna Tugas Pengawas TK/SD/Penjasorkes tersebut sekaligus juga sebagai ajang serah terima Kepengurusan KKPS yang telah menyelenggarakan reorganisasi. Tampuk pimpinan KKPS sebelumnya yang diketuai Drs. Mulyatno, M.Pd diserahterimakan kepada Drs. Suharno Prihutomo, M.Pd. yang telah terpilih sebagai Ketua KKPS Kabupaten Wonogiri yang baru masa bakti 2021-2023. Adapun susunan Pengurus KKPS yang baru antara lain : Drs. Suharno Prihutomo, M.Pd. (Ketua), Sunarto, S.Pd. (Wakil Ketua), Sri Gunanti, S.Pd., M.Pd. (Sekretaris), Heri Hartanto, S.Pd., M.Pd. (Wakil Sekretaris), Hendriyawati, S.Pd., M.Pd. (Bendahara), dan Sri Maryani, S.Pd.,M.Pd. (Wakil Bendahara).

Mewakili para pengawas sekolah yang purna tugas, Eko Rusdiyanto, S.Pd.M.Pd dalam sambutannya menyampaikan pesan, kesan dan ucapan terima kasih kepada jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri dan rekan sejawat pengawas sekolah yang selama ini telah bersama-sama berupaya memajukan pendidikan di Kabupaten Wonogiri. Eko Rusdiyanto, S.Pd.M.Pd. dalam mengakhiri sambutannya dengan melantunkan tiga pada Sekar Macapat Dhandhanggula. Suasana kekeluargaan yang sejak awal tampak di acara tersebut semakin gayeng ketika Eko Rusdiyanto, S.Pd., M.Pd. mengajak deretan pengawas sekolah yang purna tugas untuk berdiri dan menyanyikan lagu “Penyiar Radio” karya Didi Kempot yang telah diubah liriknya. Semua hadirin terbawa ke dalam suasana hati haru dan kagum seiring kata demi kata dalam gubahan lirik lagu yang benar-benar sangat mengena.

Kegayengan suasana makin menjadi ketika Drs. Suharno Prihutomo, M.Pd, Ketua KKPS Kabupaten Wonogiri yang baru menyampaikan sambutannya. Suasana pelepasan purna tugas yang biasanya cenderung didominasi keharuan, kali ini terkemas dengan penuh kegembiraan yang semakin mempererat tali persaudaraan diantara para pengawas sekolah. Sekar Macapat Asmarandana Pathet Sembarangan ala Pak Harno PH. Gubahan lirik tembangnya memancing gelak tawa yang mampu melepas beban pikiran. Berikutnya, gubahan lirik Sekar Maskumambang yang dilantunkan Pak Harno berisi harapan dan doa yang ditujukan kepada para pengawas sekolah yang purna tugas agar senantiasa diberi kesehatan dan kebahagiaan hidup.

Dalam sambutannya, Dr. Dra. Yuli Bangun Nursanti, M.Pd. menyampaikan pesan dan kesan serta mengapresiasi keberhasilan yang telah dicapai oleh Anggota dan Pengurus KKPS Kabupaten Wonogiri selama ini dan rasa terima kasih atas terselenggaranya acara yang digelar pada hari ini. Dr. Dra. Yuli Bangun Nursanti, M.Pd. menaruh harapan yang besar kepada Pengurus KKPS Kabupaten Wonogiri yang baru agar mampu menunjukkan peningkatan dan mencapai berbagai keberhasilan di masa mendatang. Tak kalah dengan sambutan-sambutan sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri mengakhiri sambutannya dengan membacakan bait-bait puisi, ungkapan terima kasih yang tulus atas dedikasi, peran, dan pengabdian para pengawas sekolah.

Pada sesi akhir acara, Eko Sunarsono, S.Sn selaku Kabid. Kebudayaan yang juga sebagai seniman pedalangan tersebut didaulat Ibu Kadin (sapaan akrab Dr. Dra. Yuli Bangun Nursanti, M.Pd.) untuk menyumbangkan suara emasnya lewat Tembang Macapat Dandanggula. Serat Tripama karya KGPAA Mangkunegara IV pun dilantunkan oleh Eko Sunarsono, S.Sn dengan sangat merdu.

Melalui tembang tersebut, tersirat pesan moral disampaikan oleh Eko Sunarsono, S.Sn bahwa sebagai ASN yang mengabdi kepada bangsa dan negara harus setia, berbudi luhur, rela berkorban dan memiliki kemampuan yang memadai. Mereka adalah pahlawan sejati yang patut diteladani.