KKKS & KKG Sidoharjo Gelar Vicon Penyusunan Administrasi PJJ

Pembelajaran dalam jaringan (daring) atau online selama masa pandemi covid-19 masih menjadi tantangan bagi dunia pendidikan. Itulah yang menjadi topik materi Pembukaan kegiatan vicon KKKS/KKG Guru Kelas, KKG Guru Mapel Kecamatan Sidoharjo, Rabu, 17 Februari 2021. Peserta kegiatan terdiri dari Kepala Sekolah, guru kelas, dan guru mapel SD se-Kecamatan Sidoharjo. Pelaksanaan kegiatan dipandu oleh Wahyu Widiati, guru SDN 1 Sidoharjo sebagai host. Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan moderator Sri Suparni, Guru SDN 2 Ngabeyan. Lagu Indonesia Raya 3 stanza berkumandang  mengawali kegiatan pembukaan KKKS/KKG Kecamatan Sidoharjo. Acara selanjutnya pembacaan doa yang dipandu Ngatmin, guru PAI SDN 3 Widoro. Paino, selaku ketua KKKS menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan merupakan hasil koordinasi wakil pengurus beberapa hari yang lalu. Kegiatan bertujuan untuk melaksanakan program KKKS/KKG yang telah tercantum dalam proposal. KKKS/KKG merupakan wadah yang tepat untuk pemecahan berbagai masalah terkait dengan pendidikan dan pembelajaran.

Selanjutnya laporan hasil lomba Seni Budaya yang digelar Tim Kreatif tahun ini telah menghasilkan para juara hasil polesan para pembina di masa pendemi covid 19. Ada 10 cabang yang dilombakan secara daring yaitu: Seni Tari, Menyanyi, Macapat, Melukis, Kaligrafi, Dai Kecil Bercerita, Mendongeng, Pantomim, dan Cipta Puisi. Hasil kejuaraan disampaikan Sunarno,selaku koordinator lomba Seni Budaya Tim Kreatif Kecamatan Sidoharjo.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Korwilcam Bidik Sidoharjo. Di tengah situasi pandemi dapat menyelenggarakan kegiatan ini. Selanjutnya beliau menyampaikan materi “Revitalisasi KKG.” narasumber menjelaskan, “Dictionary of Psychology, vitality adalah energi, kekuatan untuk bertahan hidup, sehingga bisa mewujudkan cita-citanya memberikan kekuatan baru, atau memperbaharui atau meningkatkan atau memperbesar energi atau kekuatan atau kemampuan untuk meningkatkan kemampuan profesional guru. Ada dua hal yang melatar belakangi hal tersebut. Pertama, pentingnya profesionalisme Guru dan Aspek-aspek Kompetensi Guru Profesional dalam pendidikan, guru adalah seorang pendidik, pembimbing, pelatih, dan pemimpin yang dapat menciptakan iklim belajar yang menarik, memberi rasa aman, nyaman dan kondusif dalam kelas. Kedua, Guru bermutu Guru yang profesional merupakan faktor penentu proses pendidikan yang bermutu.

Melalui KKG tercipta kegiatan guru yaitu secara kolaborasi membuat bank soal, peningkatan penguasaan materi mata pelajaran, peningkatan pemahaman kurikulum dan perangkatnya, peningkatan kualitas pembelajaran, peningkatan kemampuan evaluasi dan penilaian hasil belajar. Peningkatan pemahaman  kurikulum melalui kegiatan Seminar Kurikulum, Semiloka penyusunan Silabus Mata Pelajaran, Lokakarya penjabaran Kalender Pendidikan, penyusunan Program Tahunan,  Program Semester, dan Rencana Program Pembelajaran, serta Skenario Pembelajaran. Peningkatan Kualitas Pembelajaran meliputi: Seminar pembelajaran kontekstual dan implementasinya, Pelatihan teknis peningkatan Student-Active Learning, metode pembelajaran PAKEM, dan CLCC, Pelatihan Desain Out-door Learning  Out-door Learning, dan Pelatihan desain dan pembuatan dan penggunaan media dan alat peraga.

Materi selajutnya masih terkait pelaksanaan PJJ disampaikan oleh Sukar, Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan Kecamatan Sidoharjo. Beliau menyampaikan tentang PJJ hendaknya memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum kenaikan kelas maupun kelulusan, memfokuskan pada pendidikan kecakapan hidup antara lain mengenai pandemi Covid-19, memberikan variasi aktivitas dan tugas pembelajaran belajar dari rumah antarsiswa, sesuai minat dan kondisi masing-masing, termasuk mempertimbangkan kesenjangan akses/fasilitas belajar dari rumah, memberikan umpan balik terhadap bukti atau produk aktivitas belajar dari rumah yang bersifat kualitatif dan berguna bagi guru, tanpa diharuskan memberi skor/nilai kualitatif.

Peran penting guru dalan PJJ adalah membantu siswa menghadapi ketidakpastian yang disebabkan oleh pandemi, melibatkan siswa untuk terus belajar meskipun kegiatan sekolah normal terganggu. Guru harus selalu berkomunikasi dan memberikan umpan balik yang baik kepada orangtua, memberikan dukungan, dorongan, dan motivasi kepada orangtua atau walimurid untuk tetap termotivasi. Pada akhir sesi Narasumber menegaskan dalam kodisi seperti ini guru tetap membuat administrasi.

Kegiatan bearakhir pukul 12.00 WIB. Moderator menyampaikan terkait dengan materi yang kurang jelas pertanyaan dapat disampaikan secara tertulis, karena situasi yang kurang mendukung, disebabkan hujan disertai angin ribut. Semoga kegiatan ini bisa  menjadi modal peningkatan proses pendidikan di Kecamatan Sidoharjo.