KKKS dan FKKG Tirtomoyo Sukses Gelar Pembukaan Tahun 2023

Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) dan Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG) Kecamatan Tirtomoyo menyelenggarakan pembukaan kegiatan KKKS dan KKG pada Rabu (25/1/2023). Secara umum pembukaan diikuti oleh KKKS, KKG Guru Kelas dari 4 gugus yaitu Gugus Ahmad Yani, Browijoyo, Sudirman dan Slamet Riyadi, KKG Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan dan KKG Pendidikan Agama Islam. Pertemuan dilaksanakan secara luring dan daring. Pertemuan secara luring dilaksanakan di Aula Krida Wiyata Bidik Tirtomoyo yang diikuti oleh seluruh Kepala Sekolah, dengan mengikutsertakan dua guru kelas. Selain itu perwakilan dari pengurus KKG Guru Kelas, PJOK maupun PAI dengan jumlah peserta kurang lebih 124 peserta. Diluar pertemuan luring, peserta dapat mengikuti kegiatan secara daring melalui Live Streaming melalui link Youtube. 

Pembukaan kegiatan KKKS dan FKKG Kecamatan Tirtomoyo diawali dengan pembacaan susunan acara oleh MC, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa agar pelaksanaan berjalan lancar yang disampaikan oleh Isnadi. Acara berikunya sambutan, sambutan yang pertama dari ketua KKKS Kecamatan Tirtomoyo. Beliau menyampaikan garis besar pelaksanaan kegiatan, meliputi laporan peserta, materi kegiatan dan sumber anggaran. Acara sambutan yang kedua dari Eko Srihartanto. selaku Korwil Bidik Kecataman Tirtomoyo. Beliau menyampaikan agar peserta memperhatikan dan mengaplikasikan ke sekolah tentang materi yang akan disampaikan oleh narasumber. Sambutan ketiga dari Tarmo, selaku Kabid PTK, beliau menyampaikan agar guru meningkatkan literasi, mengawasi penggunaan HP pada anak-anak Melihat kondisi saat ini,   penerapan sekolah ramah anak perlu ditekankan dengan membuat papan aduan, kontak yang dapat dihubungi meliputi Kepala Sekolah, Guru PJOK, guru PAI, guru yang lain, dan komite. Beliau juga mengimbau agar sekolah memprogramkan siswanya untuk membawa bekal makanan sehat, membuat branding sekolah yang menarik. Penyampaian tersebut dalam rangka mencapai visi pendidikan sampai dengan 2035 yaitu “Membangun Rakyat Indonesia untuk Menjadi Pembelajar Seumur Hidup yang Unggul, Terus Berkembang, Sejahtera, dan Berakhlak Mulia dengan Menumbuhkan Nilai-nilai Budaya Indonesia dan Pancasila”. 

Pada pertemuan pembukaan ini inti pemaparan materinya tentang pembuatan “Aksi Nyata” oleh Suyanto. Beliau mengawali materi dengan menyampaikan bahwa PMM sudah sampai episode 22 namun saat ini masih stag di episode 15, maka untuk itu guru harus menyelesaikan PMM sampai topik ke 4. Terkait materi yang disampaikan, beliau menyampaikan dalam pengerjaan pelatihan mandiri ini harus melalui beberapa tahapan antara lain menonton video, latihan pemahaman, cerita reflektif, post test dan aksi nyata. Peserta terjun langsung mempraktikkan cara mebuat aksi nyata pada Topik 1 Merdeka Belajar dan Topik 2 Kurikulum Merdeka. Setelah pembuatan aksi nyata pada topik selesai, kemudian diunggah pada Platform Merdeka Mengajar. Peserta berdiskusi dan berkolaborasi dengan antusias membuat aksi nyata. Suyanto berharap peserta dapat menyelesaikan aksi nyata topik 1 sampai dengan 4 hingga akhir Februari. Harapannya dapat diitindaklanjuti melalui forum KKG pada pertemuan berikutnya.