KKKS dan FKKG Purwantoro Sukses Gelar Pembukaan Kegiatan Virtual Perdana

KKKS bekerjasama dengan FKKG Kecamatan Purwantoro menggelar kegiatan virtual perdana di awal tahun 2021. Kegiatan KKKS dan KKG ini diikuti oleh pengawas, kepala sekolah, guru penjasorkes, dan Guru PAI se-Kecamatan Purwantoro menggunakan Microsoft Teams (Kamis, 4 Februari 2021 ). Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang program kegiatan yang akan dilaksanakan tahun 2021. Kegiatan virtual ini dipandu oleh Rohfiyanti,S.Pd.SD sebagai host. Peserta yang masuk dalam meeting room sebanyak 112 orang, tetapi pada riil kehadiran lebih dari jumlah itu karena ada beberapa personil yang bergabung menjadi satu titik lokasi. Daryanti, S.Pd.SD selaku moderator membuka acara dengan membacakan susunan acara secara berurutan.

Ketua KKKS Kecamatan Purwantoro Warsino, S.Pd menyampaikan sambutannya  tentang kondisi guru dan peserta didik di kecamatan Purwantoro saat ini, beliau meminta dukungan dari semua pihak dalam melaksanakan PJJ agar berjalan dengan lancar dan maksimal. Melalui KKKS dan KKG diharapkan semua guru bisa saling berkoordinasi untuk meningkatkan mutu proses pendidikan saat pandemi ini. Sambutan yang kedua dari Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan Purwantoro, Sri Hartono, S.Pd.,M.Pd. Berkaitan dengan surat edaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri tentang Program Induksi Guru Pemula, Kewaspadaan terhadap Bencana, Program Pelestarian dan Pengembangan Potensi Seni Budaya Lokal, dan Asesmen Kompetensi Minimum sudah disikapi dengan baik.

Pada acara ini hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri, Dr. Dra. Yuli Bangun Nursanti, M.Pd. sebagai narasumber, Beliau menyampaikan apresiasi kepada Korwil Purwantoro yang telah melaksanakan kegiatan dengan baik. Beliau mengajak para peserta untuk mengambil hikmah dalam kondisi pandemi ini dengan banyak bersyukur atas nikmat sehat, bisa aktif beraktivitas, dan tetap semangat menjalankan segala kegiatan. Berkaitan dengan kondisi non pns ini masalah nasional, dinas selalu melaporkan ketersediaan dan kekurangan pendidik kepada pemerintah pusat. Para GTT yang sudah masuk nominator P3K mohon mempersiapkan diri semaksimal mungkin. PPG mandiri juga sudah ada untuk yang GTT maupun yang belum mempunyai sertifikat pendidik. Kewaspadaan sekolah terhadap bencana tiap sekolah mohon berkoordinasi dengan warga di lingkungan sekitar sekolah atau komite sekolah untuk terlibat dalam upaya meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi terhadap bencana alam. Program Pelestarian dan Pengembangan Potensi Seni Budaya Lokal dari TATV menawarkan diri untuk bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri untuk mempublikasikan prestasi seni budaya peserta didik di Wonogiri. Pada akhir paparan Dr. Dra. Yuli Bangun Nursanti, M.Pd memberikan arahan bahwa semua guru diharapkan mengikuti kegiatan yang bermanfaat untuk peningkatan kualitas diri. Guru harus mengikuti pengembangan diri yaitu diklat fungsional dan kegiatan kolektif guru. Untuk mempermudah para guru dalam melakukan proses pembelajaran, dinas sudah menyediakan portal pembelajaran yang bisa kita akses dengan cepat.

Paparan materi terakhir oleh Rebut Irianto,S.Pd.,M.Pd selaku Pengawas Korwil Purwantoro, menjelaskan tentang Pembelajaran Daring (E-Learning) dan Kelas Virtual. E-Learning adalah seluruh pembelajaran yang menggunakan rangkaian elektronik untuk membantu interaksi dan penyampaian materi selama proses pembelajaran. Guru harus bisa menyiapkan kelas e-learning dengan baik. Tahap pembelajaran berbasis e-learning ada 4 : 1) menyusun tujuan dan capaian belajar, 2) memilih strategi instruksional, 3) Merancang konten dan kegiatan kelas, 4) menjalankan kegiatan di kelas. Selain itu program mapping yang merupakan perencanaan materi yang dijadikan pedoman dalam membuat konten online harus selaras dengan konten dalam e-learning. Pada masa pandemi ini guru harus selalu meningkatkan pemanfaatan IT dan kualitas diri melalui kegiatan KKKS maupun KKG.