KKG Puhpelem Sukses Selenggarakan Penyusunan SKP Online

Kelompok Kerja Guru (KKG) Puhpelem sukses menyelenggarakan kegiatan Penyusunan SKP Online. Kegiatan ini diikuti anggota KKG Gugus Potrokusumo dan KKG Gugus Budi Utomo secara daring menggunakan Microsoft Teams Pada Sabtu tanggal 6 Maret 2021. 

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk pengendalian penyebaran virus Covid-19 yang telah diperpanjang berkali-kali telah mengubah pelaksanaan kegiatan di Kabupaten Wonogiri. Tidak hanya kegiatan pembelajaran siswa yang dilakukan secara daring, kegiatan guru dalam peningkatan profesionalisme juga dilakukan secara daring.  

Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja PNS dan Perka-BKN Nomor 1 Tahun 2013 tentang Ketentuan Pelaksanaan Penilaian Prestasi Kerja PNS mewajibkan setiap PNS untuk membuat SKP. Mulai 2020 penyusunan SKP di Wonogiri secara online. Berdasarkan evaluasi penyusunan SKP 2020 masih banyak guru yang mengalami kesulitan dalam membuat SKP. KKG memandang perlu membahas penyusunan SKP Online dan segala permasalahan penyusunan SKP online. 

 

Kegiatan dipandu oleh Agus Siswanto guru SD Negeri 3 Puhpelem, dibuka dengan bacaan basmalah, menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 stansa, kemudian pembahasan materi penyusunan SKP Online oleh narasumber, Sugiyarto, guru SD Negeri 2 Giriharjo. Narasumber memaparkan penyusunan SKP online Kepala Sekolah, Guru Kelas, Guru Mapel, Penjaga, dan SKP dengan kenaikan pangkat. Komponen yang dinilai dalam Penilaian Prestasi Kerja adalah SKP dengan bobot 60% dan perilaku kerja yang terdiri atas Orientasi Pelayanan, Integritas, Komitmen, Disiplin, dan Kerjasama dengan bobot 40%. Beliau juga membahas bagaimana teknik penyusunan SKP online mulai dari login alamat website SKP, merencanakan kegiatan-kegiatan utama dan penunjang yang akan dilaksanakan selama tahun SKP berjalan, pengisian angka kredit, kuantitas/output, waktu, kualitas/mutu masing-masing kegiatan, sampai dengan pengisian realisasi capaian akhir tahun.  

Paparan selanjutnya solusi permasalahan-permasalahan yang sering dijumpai dalam penyusunan SKP online antara lain data pegawai belum update, tidak merencanakan diklat tetapi dalam bulan tertentu mengikuti diklat, SKP lebih dari satu, tanggal SKP tidak sesuai ketentuan, realisasi kualitas 100, menilai perilaku kerja dengan nilai seperti DP3, nilai harus naik setiap tahun, nilai tidak boleh melebihi atasan, tugas tambahan tidak dibuatkan surat keterangan, angka kredit yang ditargetkan tidak sesuai pangkat/golongan. Acara dilanjutkan dengan tanya jawab permasalahan-permasalahan yang ditemui dalam penyusunan SKP 2020. 

Di akhir kegiatan, narasumber memotivasi guru-guru di wilayah Kecamatan Puhpelem untuk menyusun mandiri SKP online. Bilamana dalam penyusunan SKP online ada kesulitan, narasumber siap membantu. Apabila masalah yang dijumpai belum terselesaikan, beliau siap menanyakan kepada pihak yang lebih ahli dibidangnya.