KKG Ki Hajar Dewantoro Manyaran Pelajari Penulisan Karya Tulis Ilmiah

KKG Gugus Ki Hajar Dewantoro mulai menghidupkan kembali kegiatan KKG secara virtual. Kegiatan kali ini dilaksanakan pada Rabu, 4 Agustus 2021 mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini dipimpin oleh Indah Setyawati, guru SDN 3 Manyaran selaku moderator dan menghadirkan narasumber Wiganingtyas Sukmaratri, guru SDN 2 Gunungan. Materi yang dibahas dalam kegiatan ini adalah Penulisan Karya Tulis Ilmiah dengan fokus Diklat Tematik Bagian 2.

Kegiatan dibuka oleh Meirawati Devi Istiarti, guru SDN 1 Manyaran yang bertugas sebagai host, dengan menyampaikan ucapan selamat datang kepada peserta KKG yang hadir. Kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu “Indonesia Raya” sebagai upaya meningkatkan rasa cinta tanah air Indonesia. Selanjutnya kegiatan diserahkan kepada moderator untuk memimpin jalannya kegiatan tersebut.

Sebelum kegiatan dimulai, Tugiyanto, selaku Ketua KKG, tak henti-hentinya memberikan semangat dan dukungan kepada semua peserta untuk selalu aktif dalam kegiatan KKG yang diselenggarakan. Tugiyanto mengucapkan terima kasih atas kerja sama dari pengurus KKG sehingga kegiatan KKG dapat terlaksana dengan baik. Selanjutnya, Indah Setyawati menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan menjadi dua sesi. Sesi pertama penyampaian materi oleh narasumber dan sesi kedua adalah sesi tanya jawab. Kemudian, penyampaian materi dilakukan oleh Wiganingtyas Sukmaratri. Dari sebagian besar peserta KKG sudah mengetahui tentang penulisan karya tulis ilmiah. Namun, yang mereka tahu karya ilmiah berupa PTK atau Penelitian Tindakan Kelas. Untuk kali ini, Wiganingtyas akan memaparkan Penulisan Karya Ilmiah berupa Penyusunan Diktat Tematik.

 Wiganingtyas memaparkan bahwa diktat adalah catatan tertulis suatu mata pelajaran atau bidang studi yang dipersiapkan guru untuk mempermudah/memperkaya materi pelajaran bidang studi yang disampaikan oleh guru dalam proses belajar mengajar. Syarat dari isi diktat harus relevan dengan tujuan pembelajaran, sesuai kemampuan yang akan dicapai, sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan mengacu pada kompetensi dalam kurikulum. Penyusunan diktat memperhatikan tiga prinsip yaitu relevansi, konsistensi dan kecukupan. Penyusunan diktat ini memiliki besaran angka kredit yang berbeda-beda. Diktat yang digunakan di sekolah memiliki AK 0,5, ditingkat kabupaten/kota AK 1, dan ditingkatkan provinsi AK 1,5. Dalam satu semester diperbolehkan menyusun diktat sebanyak satu buah saja dengan batasan satu subtema di setiap temanya.  

Struktur penyusunan diktat diawali bagian pendahuluan yang memuat daftar isi dan tujuan diktat. Bagian isi yang memuat judul bab, penjelasan tujuan bab, uraian isi penjelasan, penjelasan teori yang didukung oleh buku-buku penunjang, sajian contoh, dan soal latihan. Sedangkan bagian akhir adalah daftar pustaka dari buku-buku penunjang teori. Tata cara penulisan diktat menggunakan font Arial, ukuran 12, spasi 1,5 margin 4,4,3,3, kertas A4, dan pada bagian isi serta penutup dicetak bolak-balik. Struktur bagian pendahuluan Buku Diktat secara lengkap memuat sampul, halaman judul, halaman pengesahan, surat keterangan penyerahan diktat, surat keterangan penggunaan diktat, surat pernyataan keaslian (bermaterai), kata pengantar, tujuan penyusunan diktat, dan daftar isi. Narasumber berpesan agar membuat cover buku diktat dengan menarik agar meningkatakan minat peserta didik untuk membaca buku diktat tematik tersebut. Untuk materi selanjutnya akan disampaikan pada pertemuan KKG minggu depan.