KKG Ki Hajar Dewantara Jatisrono Gelar Sosialisasi E – Rapor

Gugus Ki Hajar Dewantara melaksanakan pertemuan keempat secara daring menggunakan Microsoft Teams dengan fokus materi tentang E-Rapor pada pukul 09.30 – 11.30 WIB, Sabtu, 6 Maret 2021. Safitri Primadani, sebagai host mengawali kegiatan dengan menyapa peserta KKG. Dilanjutkan Syafrina Rahmah bertugas sebagai moderator menyampaikan susunan acara dan memperkenalkan narasumber kegiatan kali ini adalah Sukamto.

Kegiatan KKG Gugus Ki Hajar Dewantara ini diikuti 49 peserta sesuai daftar dan diharapkan mampu menggunakan perangkat lunak e-rapor. Sugiyono selaku Ketua KKG menyampaikan agar semua peserta mengikuti kegiatan secara rutin dari awal sampai akhir. “Kegiatan KKG merupakan keharusan yang wajib kita lakukan sesuai jadwal, hendaknya diikuti bukan hanya untuk mendapatkan STTPL saja namun, kegiatan ini membantu mengembangkan ilmu kita. E-Rapor ini sesuatu hal yang baru agar peserta kegiatan mempunyai gambaran yang jelas. Kalau materi dirasa kurang kita akan melakukan pertemuan lagi 2-3 kali agar kita lebih paham” Paparnya.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Gugus oleh Ponco Handono, beliau menyampaikan bahwa E-Rapor menfasilitasi pendidik, mengolah peserta didik, baik pengisian, perencanaan, mengolah, pelaporan melalui data dapodik sehingga antara E-Rapor dan dapodik dapat sinkron dimulai pada penilaian semester 2 tahun pelajaran 2020/2021.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Korwil Kecamatan Bidang Pendidikan Jatisrono, Harsono. beliau banyak memberikan motivasi kepada para peserta KKG untuk lebih peka dan mempersiapkan kemajuan pendidikan. “E- Rapor ini sangat penting dipersiapkan dan dilaksanakan mudah-mudahan tidak ada kendala dan hambatan” Tandasnya.

Materi inti adalah E-Rapor disampaikan oleh narasumber Sukamto. Dalam paparannya narasumber menyampaikan bahwa penerapan E-Rapor ini pada prinsipnya bertujuan ingin lebih menanamkan integritas kepada para guru dalam memberikan penilaian hasil belajar siswa di kelas. Dengan sistem elektronik ini, tidak hanya akan menjaga integritas dalam pemberian nilai, namun juga akuntabilitas. Sebab aplikasi E-Rapor SD ini juga sudah terintegrasi dengan aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di Kemendikbud. Aplikasi E-Rapor Sekolah Dasar dikembangkan dengan tujuan memfasilitasi pendidik dan sekolah agar lebih mudah dalam merencanakan, mengolah, dan melaporkan penilaian hasil belajar peserta didik oleh pendidik. Dengan sistem ini, guru dapat membuat perencanaan penilaian selama satu tahun. Penilaiannya akan lebih terstruktur, dari penilaian harian, penilaian tengah semester sampai penilaian akhir

Sukamto menjelaskan bahwa alur kerja bagi seorang admin yaitu : instal aplikasi, login, tambah admin, ambil data, generate user, edit data sekolah, meringkas nama mapel, mapping mapel, input KKM, tambah dan edit butir sikap, input tanggal rapor, cetak rapor dan leger, input USBN, kirim nilai ke dapodik dan backup dan restore data.

Bagi guru mata pelajaran alur yang harus dilakukan yaitu : login, ubah password, maping KD, perencanaan penilaian, download format impor, input nilai pengetahuan, input nilai keterampilan, input nilai sikap, proses deskripsi, kirim nilai akhir dan lihat pengolahan nilai.

Adapun tahapan penggunaan aplikasi ini terdiri dari pengambilan data sekolah dari Dapodik, pengisian data penilaian hasil belajar, pengolahan dan pencetakan ke dalam bentuk rapor digital (siap cetak).

Setelah materi E-Rapor selesai dipaparkan, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Tepat pukul 11.30 acara ditutup oleh moderator.