KKG Gugus Teratai Kecamatan Wonogiri    Bahas Akun Pembelajaran Kemendikbud

KKG Gugus Teratai kembali menggelar kegiatan Vicon ke-4 pada semester genap Tahun Pelajaran 2020/2021. Kegiatan pertemuan reguler secara virtual dengan memanfaatkan Microsoft Teams ini dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 27 Februari 2021 dengan mengusung materi “Pemanfaatan Akun Pembelajaran Kemendikbud.”

Kegiatan vicon ini diselenggarakan oleh pengurus KKG Gugus Teratai Kecamatan Wonogiri bekerjasama dengan Korwil Kecamatan Bidang Pendidikan Kecamatan Wonogiri. Peserta kegiatan yang bergabung dalam Microsoft Teams sebanyak 57 orang, yakni semua guru SD se-Gugus Teratai yang berasal dari sembilan Sekolah Dasar di Kecamatan Wonogiri.

Adapun susunan acara terdiri dari : 1. Pembukaan, 2. Penyampaian materi, 3. Tanya Jawab, 4. Penutup. Sebelum pembukaan, Nurul Faridawati, selaku host menyapa para peserta, menyampaikan aturan/tata tertib dalam mengikuti kegiatan vicon, serta menyampaikan gambaran tentang kegiatan vicon. Pembukaan dilakukan oleh Riyadi, selaku moderator dengan membaca basmallah bersama – sama. Selanjutnya, penyampaian materi disampaikan oleh Toyik Haryanto, selaku narasumber.

Dalam paparannya, Toyik Haryanto menjelaskan bahwa Akun Pembelajaran merupakan akun elektronik dengan domain belajar.id yang diterbitkan oleh Kemendikbud atas kerja sama dengan Google. G Suite for Education merupakan sebuah produk dari Google yang berupa seperangkat alat produktivitas dan kolaborasi dengan sistem google cloud untuk satuan pendidikan termasuk guru, siswa, operator sekolah, dan kepala sekolah untuk memudahkan sistem belajar mengajar yang lebih baik. Akun pembelajaran bertujuan untuk mendukung kegiatan belajar, baik Belajar dari Rumah (BDR) maupun Pembelajaran Tatap Muka (PTM) melalui penerapan teknologi informasi dan komunikasi. Akun Pembelajaran tersebut untuk digunakan oleh peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan untuk mendapat layanan/mengakses aplikasi pembelajaran berbasis elektronik, platform belajar daring, dan akses komunikasi melalui surat elektronik atau email.

Sasaran Akun Pembelajaran yaitu: 1. Peserta didik, 2. Pendidik pada jenjang Dikdasmen, 3. Tenaga kependidikan, yaitu Kepala Sekolah & Operator. Cara mengakses dan mengaktifkan Akun Pembelajaran : 1. Operator satuan pendidikan masuk ke laman pd.data.kemdikbud.go.id. 2. Setelah masuk laman tersebut, Operator satuan pendidikan memilih tombol “Unduh Akun” untuk mengunduh dokumen CSV yang berisi daftar nama akun (user ID) dan akses masuk akun (password) Akun Pembelajaran di satuan pendidikan yang bersangkutan. 3. Operator Satuan Pendidikan mendistribusikan Akun Pembelajaran tersebut kepada setiap pengguna Akun Pembelajaran di satuan pendidikan yang bersangkutan.4. Untuk mengaktifkan Akun Pembelajaran untuk login laman mail.google.com. 5. Pengguna menyetujui syarat dan ketentuan penggunaan Akun Pembelajaran serta menggali password Akun Pembelajaran. Sekolah diharapkan segera mengaktifkan Akun Pembelajaran. Dalam kesempatan tersebut, narasumber juga mendemonstrasikan cara mengakses Akun Pembelajaran dan cara pemanfaatkan fitur-fitur yang mendukung pembelajaran.

Sesi tanya jawab ada salah satu penanya, yaitu Fahrudin Kurniawan dari SDIT Al-Huda Wonogiri, dengan pertanyaan bagaimana cara mendapatkan Akun Pembelajaran untuk siswa. Dalam penjelasannya, Toyik Haryanto memberikan jawaban bahwa semua hal terkait Akun Pembelajaran bisa diakses melalui link https://belajar.id/.

Kegiatan vicon yang berlangsung sekitar 2 jam tersebut berjalan dengan lancar dan tertib. Moderator menutup acara dengan membaca hamdallah bersama – sama. Selanjutnya, host mengingatkan kepada para peserta untuk mengaktifkan video untuk foto bersama dan meminta para peserta untuk mengisi daftar hadir melalui link yang sudah disiapkan. Semoga materi kegiatan virtual pada pertemuan KKG Gugus Teratai Kecamatan Wonogiri yang ke-4 tersebut dapat mendukung suksesnya program pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI khususnya mengenai Pemanfaatan Akun Pembelajaran baik di masa pandemi Covid-19 maupun pada masa kenormalan baru yang akan datang.