KKG Gugus Slamet Riyadi Kecamatan Tirtomoyo Mengulas Penilaian Angka Kredit

Masa pandemi Covid 19 adalah masa tersulit yang berhasil kita lewati bersama. Di mana dalam melewati masa tersebut, para pendidik dan tenaga kependidikan di Gugus Slamet Riyadi melaksanakan berbagai kegiatan baru. Salah satunya adalah pertemuan Kelompok Kerja Guru (KKG) yang hanya bisa dilaksanakan lewat mode daring karena dibatasinya pertemuan tatap muka. Selama kurang lebih dua tahun para rekan guru saling menahan rindu, rindu akan berbagi ilmu dan bercanda tawa bersama dalam satu ruang.  

Tahun 2022 merupakan tahun kebangkitan kita setelah berjuang melewati masa-masa pandemi covid 19, akhirnya pada Sabtu, 04 Juni 2022 rekan-rekan guru Gugus Slamet Riyadi Kecamatan Tirtomoyo yang berjumlah kurang lebih 80 orang dapat berkumpul lagi untuk menghadiri pertemuan rutin KKG yang bertempat di SD Negeri 1 Sukoharjo Kecamatan Tirtomoyo. 

Acara dimulai pada pukul 10.00 WIB dan dipandu oleh Alvi Tri Widyaningsih sebagai pembawa acara. Gema suara memenuhi ruang saat para guru menyanyikan lagu Indonesia Raya dibawah komando Etik Sulistyowati. Acara dilanjutkan dengan sambutan ketua KKG Gugus Slamet Riyadi, Muh. Amin menyampaikan bahwa agenda KKG Gugus Slamet Riyadi tahun 2022 akan dilaksanakan 5 paket kegiatan, yakni: Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) 3 pertemuan, Penilaian Angka Kredit (PAK) 3 pertemuan, Karya Tulis Ilmiah (KTI) 4 pertemuan, perangkat pembelajaran 3 pertemuan, dan media pembelajaran 3 pertemuan. Sehingga total semuanya 16 pertemuan. Beliau juga menekankan kepada para anggota untuk selalu hadir dalam petemuan rutin KKG karena forum ini sangat bermanfaat bagi guru dalam mengembangkan karirnya di dunia pendidikan. 

Pertemuan hari ini mengulas tentang penilaian angka kredit yang disampaikan oleh Purwanto yang merupakan salah satu tim bayangan penilaian angka kredit Kecamatan Tirtomoyo. Sebelum masuk ke materi utama, beliau mengingatkan kembali betapa pentingnya forum KKG. Manfaat menghadiri pertemuan KKG selain untuk menambah ilmu dan meningkatkan kompetensi,  juga bermanfaat untuk mempererat silaturahmi antar guru. Bertemu dengan orang lain, berbagi kebahagian, cerita, dan canda tawa akan membuat kita selalu beraura positif sehingga dengan begitu kita selalu bahagia dan sehat jiwa raga. 

Purwanto menyampaikan bahwa jabatan fungsional terbagi menjadi dua, yaitu 1) umum, misal tenaga administrasi, tata usaha, 2) khusus/tertentu, misal guru. Untuk jabatan fungsional khusus/tertentu diperlukan angka kredit untuk keperluan kenaikan pangkat. Sehingga ketika seseorang ingin naik pangkat, seseorang harus mengumpulkan sejumlah angka kredit sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sebagai contoh jika seseorang dengan pangkat III a akan naik ke pangkat IIIb maka memerlukan tambahan nilai sebanyak 50. Di mana nilai tersebut diperoleh dari adanya unsur utama dan unsur penunjang.  

Acara selanjutnya yakni lain-lain di mana pengurus KKG Gugus Slamet Riyadi memberikan sedikit informasi kepada rekan-rekan guru. Acara ditutup pukul 12:00 WIB dengan membaca hamdallah bersama dan menyimpulkan bahwa pertemuan selanjutnya akan diinfokan lebih lanjut lewat grup whatsapp.