KKG Gugus RA Kartini Girimarto Gelar KKG Virtual dengan Tema E-Rapor Bagi Guru SD

Sebagai bentuk tindak lanjut sosialisasi erapor yang diadakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiritanggal 8-9 Februari 2021, serta meningkatkan kemampuan guru dalam penggunaan erapor pada semester 2 nanti, KKG Gugus RA Kartini mengadakan pelatihan entri erapor. 

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu 10 April 2021 tersebut dilaksanakan secara virtual. Sebagai Host dan moderator adalah Gito dari SDN 3 Selorejo, sedangkan yang bertindak sebagai narasumber adalah Singgih Andika Prabowo dari SDN 3 Selorejo Kecamatan Girimarto. 

Peserta dalam kegiatan KKG ini terdiri dari guru-guru yang tergabung di Gugus RA Kartini, meliputi guru SDN 1 Girimarto, SDN 2 Girimarto, SDN 3 Girimarto, SDN 4 Girimarto, SDN 5 Girimarto, SDN 2 Jendi, dan SDN 3 Selorejo.  

Pada pembukaan KKG virtual, host menyampaikan selamat datang kepada peserta KKG Gugus RA Kartini. Harapannya dari kegiatan gugus ini mampu menambah pengetahuan dan meningkatkan kinerja guru-guru di gugus RA Kartini. 

Selanjutnya narasumber Singgih Andika Prabowo menyampaikan langkah-langkah dalam menggunakan aplikasi erapor. Dari cara login yang terdiri dari login guru dan wali kelas serta penggunaan dari masing-masing login tersebut.  

Lebih lanjut, Singgih mengatakan bahwa untuk login guru PNS dan Guru WB ada perbedaan sedikit, namun untuk password bisa sama. Untuk pengkoneksiannya bisa berhubungan langsung dengan operator sekolah masing-masing. 

Dalam paparannya narasumber menyampaikan, “Sebelum lanjut ke pengisian aplikasi, yang perlu dicermati terlebih dahulu adalah data kompetensi dasar yang berada pada Kurikulum Nasional, Penyerderhanaan Balitbang, dan Penyederhanaan Mandiri.”  

Karena memakai Kurikulum Nasional, maka yang diaktifkan adalah Kurikulum Nasional. sedangkan untuk Penyederhanaan Balitbang dan Penyederhanaan Mandiri dinonaktifkan.” Tandas Singgih. 

Supaya peserta bisa memahami materi, Singgih mampraktikkan langkah-langkah penggunaan atau pengisian aplikasi erapor tersebut dengan pelan-pelan. Dari praktik masuk ke aplikasi hingga bagimana  membuat perencanaannya hingga cara menginput data atau nilai sehingga bisa masuk ke aplikasi.  

Dalam sesi tanya jawab, Erma Surtikawati  dari SDN 2 Girimarto menanyakan tentang penilaian spiritual, apakah semua mapel untuk penilaian sikap spiritual dan sosial diisikan. Dalam penjelasannya Singgih mengatakan mengenai penilaian sikap spiritual dan sosial tergantung dari guru tersebut mana yang dipilih. Jika tidak diisikan maka masuk ke data kompetensi dasar kemudian dipilih mana mapel yang diinginkan kemudian diaktifkan. Jadi, untuk nilai spiritual mapel yang tidak diisikan jangan dibuat perencanaan. Namun demikian untuk mapel PPKn dan Agama wajib mengisi nilai tersebut. 

Saat mengakhiri kegiatan, Moderator menyampaikan harapan bahwa nantinya setiap guru di satuan pendidikan masing-masing dan khususnya di Gugus RA Kartini dapat menggunakan aplikasi erapor dengan bantuan operator sebagai Fasilitator. Keunggulan dari aplikasi e-rapor dapat diakses oleh setiap guru melalui  HP atau laptop dengan server laptop atau komputer yang terinstal dengan dapodik dan e-rapor. Database nilai akan tersimpan di server pusat Kementerian dan dapat diakses siswa dan wali siswa secara online dengan menggunakan akun yang terdaftar.(GT)