KKG Gugus Pangeran Diponegoro Pracimantoro Kupas Tuntas ANBK

Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus Pangeran Diponegoro kecamatan Pracimantoro menyelenggarakan Kegiatan Kolektif Guru (KKG) dengan tema “Assesmen Nasional Berbasis Komputer”. Kegiatan Sabtu, 23 Juli 2022 dimulai pukul 10.00 dan yang bertugas sebagai pembawa acara Yutik Indriyani, guru SD Negeri 1 Digal diselenggarakan secara luring. 

Sambutan yang pertama oleh Ketua Gugus Pangeran Diponegoro Bapak Sutomo, Guru SD Negeri 1 Petirsari Kecamatan Pracimantoro. Beliau mengucapkan puji syukur kehadiran Allah SWT atas rahmat dan hidayahnya sehingga kita dapat diberikan beberapa nikmat, salah satunya nikmat sehat. Sehingga dapat mengikuti kegiatan KKG Gugus Pangeran Diponegoro paket 4 pada pertemuan ke 1 secara luring. terimakasih dan selamat datang kepada semua yang hadir pada kegiatan ini.  Beliau berharap agar seluruh rangkaian KKG Gugus Pangeran Diponegoro diikuti dengan baik dan berjalan lancar. 

Sambutan selanjutnya oleh Bapak Aris  Setyawan, selaku pemateri. Beliau menyampaikan materi tentang “ANBK””. Dalam paparannya pemateri menyampaikan ANBK adalah Assesmen Nasional Berbasis Komputer. Tujuan utamanya adalah mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. Asesmen Nasional tidak hanya dirancang sebagai pengganti Ujian Nasional dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional, tetapi juga sebagai penanda perubahan paradigma tentang evaluasi pendidikan. Asesmen Nasional terdiri dari tiga bagian, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei LingkunganBelajar.
AKM dirancang untuk mengukur capaian peserta didik dari hasil belajar kognitif yaitu literasi dan numerasi. Kedua aspek kompetensi minimum ini, menjadi syarat bagi peserta didik untuk berkontribusi di dalam masyarakat, terlepas dari bidang kerja dan karier yang ingin mereka tekuni di masa depan. pada kemampuan literasi dan numerasi tidak kemudian mengecilkan arti penting mata pelajaran karena justru membantu murid mempelajari bidang ilmu lain terutama untuk berpikir dan mencerna informasi dalam bentuk tertulis dan dalam bentuk angka atau secara kuantitatif.  

Bagian kedua dari Asesmen Nasional adalah survei karakter yang dirancang untuk mengukur capaian peserta didik dari hasil belajar sosial-emosional berupa pilar karakter untuk mencetak Profil Pelajar Pancasila. “Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME serta berakhlak mulia, berkebhinekaan global, mandiri, bergotong royong, bernalar kritis, dan kreatif.  

Bagian ketiga dari Asesmen Nasional adalah survei lingkungan belajar untuk mengevaluasi dan memetakan aspek pendukung kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah. 

Partisipan kkg mengikuti kegiatan secara interaktif dan antusias sehingga tidak mengurangi semangat dalam memperoleh pengetahuan pada materi Assesmen Nasional Berbasis Komputer. Beberapa  pertanyaan yang diajukan dari partisipan   dijawab dengan baik dan jelas oleh narasumber sehingga materi yang sekiranya kurang dipahami partisipan menjadi jelas dan dapat dipahami.