KKG Gugus Mawar Kecamatan Wonogiri Selenggarakan Penyusunan Modul

KKG Gugus Mawar Wonogiri menggelar kegiatan kolektif guru dengan tema “Penyusunan Modul” pada Senin,29 Maret 2021 menghadirkan narasumber Sri Marhaeningsih, Kepala Sekolah SD Negeri 1 Wonoboyo Korwil Kecamatan Bidang Pendidikan Wonogiri. Dalam kegiatan virtual tersebut narasumber memaparkan materi kepada guru kelas dan kepala sekolah se-Gugus Mawar tentang Penyusunan Modul. Dihadapan 62 peserta vicon disebutkan ada 10 macam publikasi ilmiah berdasarkan Permenpan Nomor 16/ 2009 yaitu: presentasi di forum ilmiah, hasil penelitian, tinjauan ilmiah, tulisan ilmiah populer, artikel ilmiah, buku pelajaran, modul/diktat, buku dalam bidang pendidikan, karya terjemahan, dan buku pedoman guru.

Dalam kegiatan yang dipandu oleh host Adytya Noprianto, dari SDN 3 Pokoh Kidul dan Siti Mulyani, sebagai moderator dari SDN 1 Pokoh Kidul tersebut, narasumber menyampaikan ada 4 landasan utama dalam Menilai Publikasi Ilmiah (KTI) yang biasa disebut APIK. APIK merupakan akronim dari asli, perlu, ilmiah dan konsisten. Asli mengandung maksud laporan yang dibuat benar-benar merupakan karya asli penyusunnya, bukan merupakan plagiat/jiplakan, atau disusun dengan niat dan prosedur yang tidak jujur. Perlu mengandung maksud, hal yang dilaporkan atau gagasan yang dituliskan, harus sesuatu yang diperlukan dan mempunyai manfaat dalam menunjang pengembangan profesi guru yang bersangkutan. Manfaat tersebut diutamakan untuk memperbaiki mutu pembelajaran di satuan pendidikan guru bersangkutan. Ilmiah mengandung maksud, laporan disajikan dengan memakai kerangka isi dan mempunyai kebenaran yang sesuai dengan kaidah kebenaran ilmiah dan mengikuti kerangka isi yang telah ditetapkan. Sedangkan Konsisten mengandung maksud, isi laporan harus sesuai dengan tugas pokok guru. Isi laporan harus berada pada bidang tugas guru yang bersangkutan, dan mempermasalahkan tentang tugas pembelajaran yang sesuai dengan tugasnya di sekolahnya.

Selanjutnya narasumber memaparkan bahwa modul merupakan salah satu bentuk bahan ajar yang dikemas secara utuh dan sistematis, didalamnya memuat seperangkat pengalaman belajar yang terencana dan didesain untuk membantu peserta didik menguasai tujuan belajar yang spesifik. Modul minimal memuat tujuan pembelajaran, materi/substansi belajar, dan evaluasi. Pada kesempatan tersebut Sri Marhaeningsih, juga menyimpulkan bahwa modul adalah materi pelajaran yang disusun dan disajikan secara tertulis sedemikian rupa sehingga pembacanya diharapkan dapat menyerap sendiri materi tersebut. Dalam satu modul terdapat beberapa kegiatan belajar yang harus diselesaikan dalam kurun waktu tertentu dan di setiap akhir kegiatan belajar terdapat umpan balik dan tindak lanjut. Umumnya satu modul menyajikan satu topik materi bahasan yang merupakan satu unit program pembelajaran tertentu. Sebagai bagian dari modul, buku materi bahasan mempunyai kerangka isi yang tidak berbeda dengan buku pelajaran. Ciri khas modul adalah tersedianya berbagai petunjuk yang lengkap dan rinci, agar peserta didik mampu menggunakan modul dalam pembelajaran secara mandiri.

Disampaikan pula oleh narasumber bahwa modul umumnya terdiri dari: petunjuk Siswa,Isi materi bahasan ( uraian dan contoh ), Lembar kerja siswa, Evaluasi, Kunci Jawaban Evaluasi, dan Pegangan Guru/Tutor ( bila ada). Tepat pukul 11.00  KKG daring ini diakhiri.