KKG Gugus Ahmad Yani Jatiroto Mengupas Kurikulum Merdeka

Konsisten terus belajar, Gugus Ahmad Yani kembali gelar Kegiatan Kolektif Guru (KKG). Sebagai agenda rutin KKG selalu dilaksanakan dengan antusias oleh salah satu gugus Kelompok Kerja Guru (KKG) di Jatiroto yang dihadiri oleh seluruh guru dari 11 SD negeri dan swasta. Kegiatan ini dilaksanakan Sabtu, 26 Maret 2022 mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB bertempat di SD Negeri 3 Jatiroto. Tak lupa kegiatan ini dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat. Mengusung tema ‘Mengenal Kurikulum Merdeka’ kegiatan ini dibawakan oleh Berkah Handayani selaku pembawa acara. Pertemuan dimulai dengan menyanyikan Indonesia Raya 3 stanza dilanjutkan  sambutan oleh Jawi selaku kepala sekolah tuan rumah sekaligus membuka acara. Jawi mengucapkan terima kasih atas kekompakan yang selalu ditunjukkan oleh anggota KKG Gugus Ahmad Yani serta memberikan apresiasi bagi guru yang sudah mendekati purna tugas yang masih aktif mengikuti KKG.

Menghadirkan Hendriyawati dari Pengawas Korwilbidikcam Jatiroto sebagai narasumber yang menyampaikan materi tentang kurikulum merdeka. Dalam kesempatan ini Hendriyawati menyampaikan tentang adanya kurikulum ini dan bagaimana pelaksanaannya. Kurikulum merdeka bersifat pilihan oleh masing-masing satuan pendidikan. Disesuaikan dengan kebutuhan pemulihan pembalajaran di daerah yang beragam. Kerangka dasar kurikulum ditetapkan oleh pemerintah pusat dengan mengacu Tujuan Pendidikan Nasional dan SNP. Ada perubahan pada mata pelajaran IPA, IPS, dan pendekatan tematik. Pemetaan capaian belajar dibagi dalam fase usia. Implementasi kurikulum merdeka dibagi menjadi tiga pilihan yakni: Mandiri Belajar, Mandiri Berubah, dan Mandiri Berbagi disesuaikan dengan kesiapan masing-masing satuan pendidikan.

Hendriyawati juga menjelaskan tata cara pendaftaran implementasi dan implikasi bagi sekolah. Pelaksanaan kurikulum ini dilakukan dengan bertahap melalui pendampingan oleh pimpinan satuan pendidikan  secara internal dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing satuan pendidikan. Narasumber menambahkan juga tentang Profil Pelajar Pancasila meliputi kegunaan, strategi, desain, serta penyiapan penerapan proyek. Beliau berharap kemajuan pendidikan akan terwujud dengan pembaharuan dan penyempurnaan kurikulum. “Karena pundak kitalah yang akan selalu mengusung kemajuannya,” ungkap pengawas yang selalu tampil ramah tersebut di akhir materi.

Dia akhir acara Amrih Mulat Arif Asriyanto sebagai ketua gugus selalu memotivasi kepada semua guru untuk terus aktif dalam mengikuti KKG. Beliaujuga menyampaikan ucapan terima kasih karena sudah berulang kali diadakan KKG dan prosentase kehadiran hampir 100% dan berharap agar dapat tetap semangat sampai akhir kegiatan. Amrih juga menyampaikan bahwa KKG akan mempererat tali persaudaraan sesama guru. Pelaksanaan KKG berikutnya akan berpindah-pindah sehingga dapat mengunjungi semua SD yang ada di Gugus Ahmad Yani. Kegiatan berjalan lancar dan penuh antusias, diakhiri dengan doa dan ditutup oleh pembawa acara.