KKG Ahmad Yani Kecamatan Jatiroto Siap Terapkan Kurikulum Merdeka

Seperti diketahui bersama bahwa kurikulum merdeka sudah mulai diterapkan disemua sekolah. Termasuk pada jenjang Sekolah Dasar dimulai dari kelas 1 dan 4. Tidak menutup kemungkinan akan diterapkan di kelas 2 dan 5 di tahun depan. Maka dari itu Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus Ahmad Yani melaksanakan agenda KKG yang mengupas tentang kurikulum merdeka. Bertempat di SD Negeri 1 Duren kegiatan KKG ini dilaksanakan pada Sabtu 10 September 2022. Mulai pukul 10.00 sampai pukul 12.30. diikuti oleh semua guru di Gugus Ahmad Yani mulai.  

Ada yang berbeda dengan KKG kali ini, kegiatan KKG disambut oleh Sri Mulyono, Kepala  SD Negeri 1 Duren dengan sebuah lagu untuk menyegarkan suasana. Pada Kesempatan ini Berkah Handayani sebagai pembawa acara memberikan kesempatan kepada Parsino selaku ketua KKKS untuk memberikan sambutan sekaligus motivasi kepada seluruh anggota KKG. Parsino mengajak untuk selalu bersama-sama menggunakan kesempatan belajar dengan sebaik mungkin karena kemajuan setiap satuan pendidikan tidak hanya terletak pada 1 atau 2 orang guru saja namun semua pihak di sekolah mempunyai peran penting dan andil yang sama dalam melaksanakan pendidikan. 

Memasuki penyampaian materi inti, kegiatan KKG kali ini menghadirkan Hendriyawati selaku Pengawas SD di Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Jatiroto. Hendriyawati menyampaikan kembali tentang pentingnya bersinergi dengan perkembangan pendidikan. “Kita selaku pendidik harus selalu mengikuti perkembangan dan peka terhadap perubahan yang berlangsung. Kurikulum merdeka menjadi kurikulum baru yang pelaksanaannya bertahap mulai dari kelas 1 dan 4 kemudian 2 dan 5 serta 3 dan 6 yang berlangsung bertahap di setiap tahunnya. Perubahan kurikulum ini tidak menjadikan kita sebagai pendidik untuk menjadi penghalang dan hambatan dalam melaksanakan tugas”. Hendriyawati menjelaskan apa saja yang berubah dari kurikulum 2013 ke kurikulum merdeka. Ada beberapa istilah yang berubah salah satunya adalah dulu disebut RPP Sekarang disebut modul ajar. Hendriyawati menjelaskan tentang perumusan perangkat pembelajaran mulai dari Capaian Pembelajaran, Tujuan Pembelajaran, Alur Tujuan Pembelajaran sampai Modul Ajar. Semua disesuaikan dengan kondisi dan situasi yang ada di masing-masing sekolah.  

Beliau juga menjelaskan tentang penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. P5 ini disusun menjadi 1 modul ajar yang dilaksanakan tersindiri. Satu tahun memilih minimal 2 tema yang sesuai dengan karakteristik dan keadaan sekolah. Tak lupa pengawas yang selalu tampil ramah itu selalu mengingatkan untuk memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar (PMM) yang berisi semua kebutuhan yang menunjang kita untuk melaksanakan kurikulum merdeka. “Mari kita isi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat dan kebaikan, karena hal baik yang kita lakukan akan kembali pada kita”, ungkap beliau di akhir materi. 

Di akhir acara ketua KKG Gugus Ahmad Yani Amrih Mulat Arif Asriyanto menyampaikan kembali agar semua anggota KKG agar selalu kompak dan semangat dalam mengikuti kegiatan KKG. Amrih juga menyampaikan kembali untuk memanfaatkan PMM dengan menggunakan akun belajar untuk login. Karena keaktifan kita dalam menggunakan PMM dapat dipantau, untuk itu masing-masing guru untuk segera melakukan aktivasi dan melakukan pelatihan mandiri. Kegiatan KKG berjalan dengan lancar dan ditutup oleh pembawa acara.