Kepala Dinas P dan K Wonogiri Luncurkan Edujati

Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Jatisrono menggelar kegiatan webinar (web seminar), Kamis, 28 Mei 2020. Seminar online ini membahas mengenai peran guru profesional untuk mewujudkan “student well being” di masa pandemi covid-19. Kecamatan Jatisrono merupakan satu dari lima kecamatan yang telah melaksanakan kegiatan video converence sesuai arahan dari Kemendikbud. Tak main-main, pembicara pada bincang pendidikan yang dilaksanakan secara virtual ini adalah Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd, Kepala LPPKS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Dr. Dra. Yuli Bangun Nursanti, M.Pd.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri menghimbau kepada para guru untuk memberikan inovasi serta menebar manfaat dalam dunia pendidikan bahkan saat covid-19 tengah mewabah. “Pandemi ini menuntut kita untuk berubah, dunia pendidikan harus mencari solusi untuk terus melaksanakan pendidikan meskipun di tengah pandemi.” kata Kepala Dinas P dan K Wonogiri. Di akhir sambutannya Dr. Dra. Yuli Bangun Nursanti, M.Pd., meluncurkan website sekaligus channel youtube pendidikan Jatisrono, Edujati  (www.edujati.com). Edujati berisi informasi seputar pendidikan di Kecamatan Jatisrono. Dengan adanya Edujati, diharapkan dapat memberikan fasilitas dan manfaat bagi semua insan pendidikan di Jatisrono. Edujati merupakan binaan dari Tim Pengembang Konten Pendidikan dan Pembelajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri.

Pada sesi Webinar, Prof Nunuk memberikan penjelasan mengenai dampak Covid-19 yang mempengaruhi sistem pendidikan seluruh dunia. Sekolah hingga perguruan tinggi meniadakan aktivitas dengan tatap muka sehingga secara tidak langsung mengganggu hak setiap warganya untuk mendapatkan layanan pendidikan yang layak.

“Ada tiga pihak yang sangat mentukan keberhasilan pencapaian tujuan pendidikan yakni kepala sekolah, guru dan pengawas sekolah. Adapun seorang guru harus menjunjung tinggi profesionalisme, selalu open heart, open mind dan open will.” ujarnya.

Tak hanya materi yang berbobot, kegiatan ini juga patut mendapat apresiasi dari para partisipan dengan adanya pemberian doorprize seharga ratusan ribu. Doorprize berupa flasdisk, buku hingga ebook gratis disediakan untuk partisipan yang bisa menjawab pertanyaan dari panitia. Di akhir kegiatan, Joko Susilo, Tim Pengembang Konten Pendidikan dan Pembelajaran  Dinas P dan K Kabupaten Wonogiri menyampaikan harapan besarnya untuk semua guru bisa saling menguatkan dan berkolaborasi demi kemajuan pendidikan hingga lingkup nasional.

“Semua tidak bisa dilakukan sendiri, karena pada prinsipnya orang yang kuat adalah orang yang mampu menolong yang lemah.” ujarnya memberikan motivasi dengan penuh semangat.