KEGIATAN GURU DAN ANAK TK SELAMA PANDEMI KECAMATAN TIRTOMOYO KAB. WONOGIRI

Tirtomoyo, kegiatan guru dan anak TK selama masa pandemi covid 19 selalu aktif. Semangat mereka tidak akan surut oleh keadaan yang sulit.  Kegiatan guru-guru dan Kepala TK adalah home visit atau mengunjungi anak didik ke rumahnya. Jauhnya jarak rumah para anak didik tidak menurunkan semangat para guru. Meskipun medan yang dilewati naik turun gunung, melewati sawah, ladang dan hutan. Kegiatan home visit dilaksanakan secara rutin sesuai dengan jadwal yang telah dibuat. Untuk yang rumahnya berdekatan dilakukan home visit secara berkelompok 3 atau 4 anak.

Home visit sangat penting karena guru akan mengetahui latar belakang keluarga anak didiknya. Bagi wali murid yang tidak mempunyai HP android juga merasa senang dikunjungi guru. Mereka bisa berbincang-bincang sepuasnya dengan guru-guru. Selain mengajar, home visit ini juga ada manfaat lain bagi guru yaitu pulang sambil membawa hasil karya anak dan nantinya akan dinilai di sekolah.

Dalam kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh kebanyakan guru memberi tugas kepada anak didiknya untuk pembentukan karakter anak, misalnya: membantu orangtua menyapu, membersihkan atau merapikan tempat tidur, melipat dan memakai baju, memakai kaos kaki dan sepatu sendiri. Menyiram tanaman, makan sendiri, berdoa, dll. Semua itu untuk membentuk sikap perilaku anak, agar menjadi anak yang rajin, mandiri, tidak manja dan tahu sopan-santun. Dengan demikian akan membentuk karakter anak yang bagus. Jadi setiap hari guru-guru mendapat kiriman foto atau video hasil kegiatan yang telah ditugaskan oleh guru. Setelah dinilai oleh guru yang berupa video akan didokumentasikan dalam laptop. Sedangkan hasil karya akan diprint dan dikumpulkan menjadi dokumen portopolio.

Karena masih dalam masa pandemi, namun guru dan kepala TK membuat jadwal untuk sebulan sekali mengadakan pertemuan KKG gugus PAUD, dan dikarenakan dalam gugus ada kegiatan yang harus praktik langsung, yaitu membuat APE. Hal ini tidak bisa dilaksanakan lewat daring. Maka selain kegiatan daring, juga sebulan sekali harus lewat luring/ tapat muka dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.