K3TK dan IGTKI Kecamatan Wonogiri Gelar Tari Gambyong Pareanom

KKKTK dan IGTKI bekerja sama dengan Tim Kreatif TK Kecamatan Wonogiri mengadakan Peringatan Hari Kartini Rabu, 21 April 2021 pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut diadakan di TK Negeri Pembina Wonogiri, karena masih dalam masa pandemi Covid 19 dan belum berakhirnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), maka kegiatan tersebut dilaksanakan secara sederhana dengan  mewakilkan setiap Lembaga 1 (satu) orang dan tetap mematuhi protokol kesehatan, selain itu kegiatan bisa diikuti secara virtual melalui zoom serta live streaming melalui instagram IGTKI Kecamatan Wonogiri.

Kegiatan kali ini bertemakan Pesona Jiwa Kartini Masa Kini dengan tetap melestarikan Budaya Jawa. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Lagu Ibu Kartini di lanjutkan doa bersama. Nunuk Rita Mewal selaku ketua IGTKI Kecamatan Wonogiri membuka acara dengan permohonan maaf karna acara dilaksanakan secara sederhana di saat masa Pandemi dan Puasa Ramadhan. Kegiatan ini dihadiri oleh Sukatmi,  selaku Korwil Bidik Kecamatan Wonogiri dan Sri Maryani, selaku Pengawas TK Kecamatan Wonogiri. Korwil Bidik Kecamatan Wonogiri berpesan untuk tetap mengenang jasa-jasa, meneladani, meneruskan perjuangan R.A Kartini dan mengimplementasikannya di lingkungan  keluarga dan lingkungan masyarakat.

Tari Gambyong Pareanom sebagai acara inti dilaksanakan oleh para guru TK Kecamatan Wonogiri dengan penuh semangat meskipun sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Adapun tujuannya adalah melestarikam budaya jawa dipandu oleh VL Deawati.

Peringatan hari Kartini diharapkan tidak hanya menjadi serangkaian ritual atau hanya sekedar sebagai sebuah selebrasi saja. Namun harus ada pencapaian-pencapaian yang lebih baik lagi dari sebelumnya, khususnya bagi kita para Pendidik Taman Kanak Kanak. Dengan semangat Kartini marilah kita terus berjuang dalam ranah Pendidikan untuk terus memajukan tumbuh kembang anak didik kita meskipun dalam masa pandemi seperti sekarang ini yang tentunya akan semakin sulit.

Acara diakhiri dengan membaca hamdallah bersama.